SME DigitalFest 2026: Strategi UMKM Memanfaatkan AI untuk Pertumbuhan Bisnis yang Optimal

Jakarta – Exabytes Indonesia baru saja menyelenggarakan SME DigitalFest 2026 dengan tema “UMKM + AI” di CBN Hall Menara Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/9). Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor, dan didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif serta Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Menggali Potensi AI untuk UMKM
Festival yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 18.00 WIB ini mempertemukan berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah, asosiasi, praktisi, dan mitra ekosistem digital. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan bisnis UMKM.
Indra Hartawan, VP & Country Manager Exabytes Indonesia, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya digitalisasi dan pemanfaatan teknologi sebagai pendorong pertumbuhan bisnis.
“SME DigitalFest kami hadirkan untuk membangun kesadaran UMKM akan pentingnya memperkuat bisnis melalui performa digital. Tahun ini, kami berfokus pada adopsi AI, karena kita tidak bisa lagi mundur ke belakang,” ujar Indra saat konferensi pers SME DigitalFest di Jakarta.
Pentingnya Adopsi AI
Indra menekankan bahwa perkembangan AI diprediksi akan mempengaruhi berbagai aspek operasional bisnis dalam beberapa tahun mendatang. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu mulai mempelajari dan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha mereka.
Dia juga menambahkan bahwa akses terhadap AI semakin terbuka untuk semua pelaku usaha, tidak peduli skala bisnis mereka. Hal ini memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi yang sebelumnya lebih umum digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
Indra mengklaim bahwa pemanfaatan AI dapat meningkatkan efisiensi waktu hingga 60 hingga 70 persen. Namun, besar kecilnya manfaat yang diperoleh akan sangat bergantung pada jenis pekerjaan, teknologi yang digunakan, dan kesiapan masing-masing usaha.
Tiga Tahap Pertumbuhan UMKM
SME DigitalFest 2026 merupakan bagian dari inisiatif GROW AI yang diperkenalkan oleh Exabytes untuk mendorong transformasi digital UMKM melalui tiga tahapan, yaitu Naik Kelas, Naik Omzet, dan Naik Level.
Naik Kelas
Tahap pertama, Naik Kelas, berfokus pada pembangunan fondasi digital. Pelaku usaha didorong untuk beralih dari proses manual menuju sistem kerja yang lebih terstruktur. Ini dapat dilakukan melalui penggunaan website, domain, email bisnis, dan proses operasional yang dapat diukur.
Naik Omzet
Selanjutnya, tahap Naik Omzet menekankan pada pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas yang berkaitan dengan pendapatan. Beberapa aplikasi AI di tahap ini meliputi:
- Pembuatan konten penjualan
- Pengelolaan iklan
- Layanan pelanggan
- Pengembangan penjualan melalui berbagai kanal
Naik Level
Tahap terakhir, Naik Level, diarahkan pada kesiapan UMKM untuk memperluas skala bisnis. Ini mencakup akses pendanaan, infrastruktur digital yang aman, dan kemitraan jangka panjang.
Agenda dan Pembicara Utama
Rangkaian acara dimulai dengan sesi “Reality Check: AI Sudah di Depan Mata, Kenapa Kita Masih Menunggu?” yang membahas relevansi AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Michelle Yap, Vice President of Marketing Exabytes Group, kemudian menyampaikan materi berjudul “GROW with AI: Saat Teknologi Jadi Mesin Pertumbuhan”.
Tri Wahyudi, Direktur Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, hadir sebagai pembicara utama dengan materi “Peta UMKM Digital Indonesia: Di Mana Kita Sekarang, Ke Mana Kita Menuju”. Ia memaparkan kondisi digitalisasi UMKM nasional serta arah pengembangannya ke depan.
Selain itu, M. Rizki Firdaus, Direktur Pengembangan Bisnis dan Layanan Pemasaran SMESCO Indonesia, berbagi perspektif mengenai peluang ekspansi pasar dalam sesi “Dari Lokal Menuju Global: Membuka Peluang Baru bagi UMKM Indonesia di Era Digital dan AI”.
Kesimpulan
SME DigitalFest 2026 menjadi platform penting bagi UMKM untuk memahami dan mengadopsi teknologi AI dalam bisnis mereka. Dengan memanfaatkan AI, pelaku UMKM tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Adopsi teknologi ini menjadi suatu keharusan untuk tetap bersaing di era digital yang terus berkembang.
➡️ Baca Juga: Mental Baja Arkhan Fikri Siap Hadapi Ujian Berat Melawan Persib Bandung
➡️ Baca Juga: Tien Berusaha Keras untuk Mengalahkan Sinner di Pertandingan Terbaru




