slot depo 10k slot depo 10k
Wisata

Pemkab Sambas Tingkatkan Status PLB Temajuk untuk Maksimalkan Potensi Pariwisata Perbatasan

Pembangunan dan pengembangan daerah perbatasan kini menjadi fokus utama bagi pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan daya tarik pariwisata. Salah satu langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, adalah mengusulkan peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk. Upaya ini bertujuan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pengembangan pariwisata di kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, Malaysia.

Pentingnya Peningkatan Status PLB Temajuk

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperinda) Kabupaten Sambas, Serli, menekankan bahwa untuk mengoptimalkan potensi wisata di Temajuk, diperlukan peningkatan konektivitas dan perubahan status pos lintas batas. Hal ini akan membuka akses yang lebih luas bagi pengunjung, sehingga pariwisata di kawasan tersebut dapat berkembang dengan baik.

Temajuk, yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, memiliki PLB yang telah diaktifkan kembali sejak Agustus 2026. Dengan adanya akses ini, berbagai peluang untuk mengembangkan aktivitas ekonomi, perdagangan, dan pariwisata lintas negara semakin terbuka lebar.

Harapan Pengembangan Pariwisata

Namun, para pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata di daerah tersebut berharap bahwa pengembangan Temajuk tidak hanya berhenti pada pengoperasian PLB. Peningkatan status menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan pembangunan infrastruktur penghubung sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa potensi wisata dapat berkembang secara maksimal.

Serli menegaskan bahwa pembangunan Temajuk harus dilakukan secara terintegrasi. Dengan menggabungkan pengembangan infrastruktur, ekonomi, pariwisata, dan kawasan perbatasan dalam satu rencana, pertumbuhan di kawasan ini dapat berjalan sinergis dan saling mendukung.

Konektivitas yang Meningkat

Kebutuhan akan konektivitas yang baik menjadi semakin mendesak, mengingat Temajuk tidak hanya diharapkan menjadi kawasan perbatasan, tetapi juga salah satu destinasi wisata yang dapat menghubungkan potensi ekonomi lokal dengan pasar yang lebih luas. Keterhubungan yang baik akan mendatangkan lebih banyak wisatawan, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Sambas, Dedy, mengungkapkan bahwa Temajuk memiliki berbagai keunggulan wisata yang dapat dikembangkan. Kawasan ini menawarkan potensi wisata pantai, alam, dan bahari yang dapat dijadikan daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Akses Transportasi yang Lebih Baik

Pengembangan pariwisata di Temajuk memerlukan akses transportasi yang lebih efisien dan nyaman. Semakin mudah dan baik konektivitas menuju kawasan ini, semakin besar kemungkinan wisatawan untuk berkunjung dan menghabiskan lebih banyak waktu di sana. Hal ini tentunya akan berdampak positif terhadap sektor penginapan, kuliner, transportasi, dan ekonomi kreatif lokal.

Peluang Ekonomi dari Keterbukaan Akses

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Sambas, Hermanto, juga melihat pembukaan akses perbatasan sebagai kesempatan untuk memacu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha lokal. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dari kedua negara, kesiapan produk dan layanan ekonomi lokal menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa keberadaan kawasan perbatasan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kualitas Pelayanan Lintas Batas

Pejabat yang mewakili Badan Perbatasan Daerah Kabupaten Sambas, Aspan Iskandar, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan lintas batas. Hal ini merupakan bagian integral dari upaya untuk menjadikan Temajuk sebagai etalase negara serta pintu gerbang aktivitas ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan Malaysia.

Aktivasi PLB Temajuk-Telok Melano

PLB Temajuk-Telok Melano telah diaktifkan kembali pada 21 Agustus 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membuka akses ekonomi dan pariwisata yang lebih baik bagi masyarakat kedua negara. Dengan adanya aktivasi ini, peluang untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dan pariwisata lintas negara semakin terbuka.

Pemerintah Kabupaten Sambas sebelumnya juga telah mendorong pembangunan kawasan Temajuk secara terintegrasi, termasuk meningkatkan konektivitas dengan Telok Melano. Hal ini bertujuan agar kawasan perbatasan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan.

Potensi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi

Dengan potensi wisata yang melimpah dan posisi strategisnya di perbatasan Malaysia, Temajuk memiliki peluang besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru bagi Kabupaten Sambas. Peningkatan status perbatasan dan pembangunan infrastruktur konektivitas yang memadai menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa potensi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Keberhasilan dalam mengembangkan Temajuk sebagai destinasi wisata unggulan akan sangat bergantung pada kerjasama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan upaya yang terintegrasi, diharapkan Temajuk akan mampu bersaing dengan destinasi-destinasi lain dan menarik lebih banyak wisatawan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

➡️ Baca Juga: aespa Mengungkap Kesan Konser di ICE BSD Jakarta yang Selalu Terburu-Buru

➡️ Baca Juga: Milomir Sesilja Rencanakan Rotasi Pemain untuk Pertandingan Melawan Persija

Related Articles

Back to top button