Tegas! Ulama dan Umaro’ Satukan Tekad Cegah Corona

Tanjunganom, 20 Maret 2020

Sejarah perkembangan NU tidak lepas dari peran Ulama yang menjadi panutan warga Nahdliyin. Begitupun pada Umaro pemangku kebijakan demi kepentingan rakyat. Kali ini Ulama dan Umaro Kecamatan Tanjunganom telah menggelar Deklarasi Satu Tekad Bersama Mencegah Virus Corona (Covid-19), pada hari Jum’at (20/03) di kantor MWCNU Tanjunganom.

Turut hadir Jajaran Forpimcam yaitu Camat Tanjunganom, Kapolsek Warujayeng, Koramil, Dinkes, dan pimpinan Puskesmas Tanjunganom.

Hadir dari kalangan Ulama, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah MWC NU Tanjunganom, dari Banom, Muslimat, Fatayat, Ansor dan semua Ketua Ranting NU seluruh Kecamatan Tanjunganom.

Edie Sriyanto, Camat Tanjunganom dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pimpinan NU sampai tingkat ranting, untuk turut serta memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, tentang langkah-langkah pencegahan covid-19. Ia menghimbau untuk tidak panik yang berlebihan namun tetap waspada.

“Pimpinan NU hingga ditingkat ranting merupakan rujukan masyarakat paling bawah, sehingga himbauan pemerintah akan cepat tersampaikan kepada masyarakat.”, kata pak camat.

Tidak kalah menariknya adalah kehadiran Pimpinan Puskesmas Tanjunganom memberikan penjelasan tentang PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), diantaranya tata cara cuci tangan yang benar. Hadirin merasa gembira karena langsung praktek secara bersama-sama.

Gus Kholis, panggilan akrab Ketua Tanfidziyah MWC NU Tanjunganom, secara TEGAS menyatakan bahwa wujud respon positif terhadap himbauan pemerintah dengan menyelenggarakan Deklarasi secara bersama-sama, MWC NU, Forpimcam dan tokoh masyarakat.

“Dalam sejarah NU selalu mentaati peraturan pemerintah. Sehingga seruan pemerintah untuk melawan covid-19, MWC NU merespon positif.”, tegasnya.

Sementara itu, Iftitah Syuriyah MWC NU oleh KH. Shofwatul Anam juga menekankan usaha bersifat bathiniyah, upaya dalam bentuk ritual, memperbanyak do’a dan membaca sholawat thibbil qulub sesuai instruksi dari PBNU.(ams)

Kontributor: Amienullah Sahal
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *