slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Targetkan Parigi Moutong untuk Mencapai Status KLA Madya pada Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, yang terletak di Sulawesi Tengah, tengah berupaya untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya pada tahun 2026. Sebelumnya, kabupaten ini telah mendapatkan penilaian KLA Pratama. Langkah ini bukan hanya sekadar pencapaian simbolis, tetapi merupakan bagian dari komitmen kolektif untuk memastikan bahwa setiap anak di daerah ini dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal, dilindungi dari segala bentuk kekerasan, dan mendapatkan hak-haknya secara menyeluruh.

Komitmen Terhadap Anak: Lebih dari Sekadar Predikat

Asisten III bidang Administrasi Umum Pemkab Parigi Moutong, Yusnaeni, mengungkapkan bahwa KLA bukan hanya sekadar predikat, melainkan sebuah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. Dalam sebuah pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas gugus tugas dan operator KLA, Yusnaeni menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan ini.

Dia menambahkan bahwa anak-anak adalah aset berharga dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, integrasi sumber daya dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya akan memastikan kesejahteraan anak, tetapi juga secara langsung akan berkontribusi terhadap kemajuan daerah dan negara.

Pentingnya Gugus Tugas KLA

Yusnaeni menyatakan bahwa Gugus Tugas KLA (GTKLA) diharapkan dapat berfungsi sebagai “media persemaian” untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, dan memiliki integritas. Hal ini sangat penting agar semua kebijakan yang diambil selalu berfokus pada kepentingan terbaik anak.

Dia juga menjelaskan bahwa meskipun Parigi Moutong telah mendapatkan predikat KLA Pratama, tantangan besar masih harus dihadapi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang simultan untuk mendorong kemajuan dan pencapaian target KLA Madya.

Percepatan Menuju KLA Madya

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V Windarrusliana, menyampaikan bahwa saat ini Parigi Moutong masih tergolong pada peringkat dasar dalam penilaian KLA. Dalam upaya untuk meningkatkan status, percepatan dalam berbagai aspek sangat diperlukan.

Langkah menuju KLA Madya memerlukan sinkronisasi program antara kebijakan Pemkab Parigi Moutong dan pemerintah provinsi. Kedua entitas ini perlu bekerja sama dalam satu sistem pembangunan yang terintegrasi agar dapat memenuhi semua indikator yang ditetapkan.

Indikator Penilaian KLA

Beberapa indikator penilaian KLA yang perlu digenjot meliputi:

  • Pemenuhan hak sipil anak
  • Akses pendidikan yang berkualitas
  • Penyediaan layanan kesehatan yang memadai
  • Perlindungan khusus bagi anak
  • Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung hak anak

Yudiawati menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap memberikan dukungan penuh untuk Parigi Moutong. Beliau mencatat bahwa hingga saat ini belum ada kabupaten di Sulawesi Tengah yang berhasil mencapai level Madya, sehingga harapan besar kini terletak pada Parigi Moutong dan Poso.

Pembekalan dan Dukungan untuk GTKLA

Dalam rangka mencapai target KLA Madya, gugus tugas juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengisian indikator KLA. Materi yang diajarkan mencakup berbagai aspek kehidupan anak dan menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara operator dan pemangku kepentingan.

Parigi Moutong memiliki keyakinan yang kuat bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik, mereka dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Kebijakan Daerah untuk Masa Depan Anak

Yusnaeni mengajak semua pihak untuk menjadikan setiap kebijakan daerah sebagai pelindung bagi masa depan anak-anak. Kebijakan yang berpihak kepada anak adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Melalui berbagai upaya yang sistematis dan terencana, Parigi Moutong optimis bahwa mereka dapat mencapai status KLA Madya pada tahun 2026. Dengan dukungan dari semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, cita-cita ini bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Proses menuju KLA Madya bukan hanya tentang mendapatkan predikat, tetapi juga tentang memberikan hak-hak dan perlindungan yang layak bagi anak-anak. Dalam upaya ini, setiap langkah yang diambil harus selalu berorientasi pada kepentingan terbaik anak, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman dan penuh kasih.

Membangun Masa Depan yang Lebih Baik

Dengan semua inisiatif dan komitmen yang ada, Parigi Moutong berupaya tidak hanya untuk mengubah status mereka, tetapi juga untuk menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan anak. Melalui pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang optimal, dan perlindungan yang memadai, diharapkan anak-anak di daerah ini dapat memiliki masa depan yang cerah dan menjanjikan.

Ketika semua pihak bersatu dalam tujuan yang sama, maka visi untuk menjadikan Parigi Moutong sebagai kabupaten yang layak anak dapat tercapai. Kesadaran akan pentingnya peran anak dalam pembangunan harus terus dibangun dan dipupuk, sehingga mereka dapat berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa di masa depan.

➡️ Baca Juga: Cara Legal Mengatasi Terjebak dalam Galbay Pinjol Secara Efektif dan Aman

➡️ Baca Juga: Pembatasan Medsos Anak: Rata-rata 5,4 Jam Sehari Anak Menghabiskan Waktu di Dunia Maya

Related Articles

Back to top button