slot depo 10k
Ekonomi

PGN Alokasikan Belanja Modal USD353 Juta Tahun 2026 untuk Memperkuat Infrastruktur Gas

Dalam upaya memperkuat infrastruktur gas dan mendukung ketahanan energi nasional, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah merencanakan alokasi belanja modal sebesar USD353 juta pada tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 14 persen dari tahun sebelumnya. Dengan langkah ini, PGN berharap dapat mengoptimalkan peran gas bumi sebagai energi transisi dan memastikan pertumbuhan yang terintegrasi, kredibel, dan berkelanjutan.

Alokasi Belanja Modal PGN 2026

Sebagai Sub Holding Gas Pertamina, PGN menargetkan pertumbuhan yang optimal dan berkelanjutan pada tahun 2026. Arief Kurnia Risdianto, Direktur Utama PGN, dalam keterangan tertulisnya pada 10 Maret 2026, mengungkapkan bahwa strategi perusahaan akan difokuskan pada penguatan operasional, konsolidasi portofolio bisnis, dan ekspansi bisnis bernilai tambah secara selektif. Semua ini akan diimbangi dengan strategi keuangan yang disiplin dan komitmen penuh terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di setiap lini.

Detail Alokasi CAPEX

Sebagai bagian dari rencana belanja modalnya, PGN telah mengalokasikan sebesar USD219 juta untuk pengembangan infrastruktur transmisi dan distribusi. Ini mencakup pengembangan pipeline dan beyond pipeline seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG). Tujuannya adalah untuk memberikan energi yang lebih dekat dan andal bagi masyarakat serta pelanggan industri.

Proyek Prioritas PGN

Beberapa proyek prioritas yang akan dijalankan oleh PGN meliputi customer attachment, perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa, pembangunan Pipa Tegal-Cilacap dan perpanjangan Pipa Sei Mangkei, serta pengembangan terminal regasifikasi di Jawa Timur. Semua ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur gas dan mendukung ketahanan energi nasional.

  • Customer attachment
  • Perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa
  • Pembangunan Pipa Tegal-Cilacap
  • Perpanjangan Pipa Sei Mangkei
  • Pengembangan terminal regasifikasi di Jawa Timur

PGN dan Low Carbon Business

Selain itu, PGN juga berencana melanjutkan pengembangan low carbon business sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang, termasuk inisiatif biomethane. Di sisi lain, sebesar USD134 juta dari alokasi CAPEX disiapkan untuk mengoptimalkan kinerja eksplorasi dan peningkatan oil and gas lifting di sisi hulu (upstream).

Kegiatan Utama di Sisi Hulu

Kegiatan utama yang direncanakan di sisi hulu mencakup kegiatan pengeboran (drilling) di Wilayah Kerja (WK) Pangkah, Ketapang, dan Fasken, perpanjangan kontrak kerja sama (KKKS) di WK Pangkah, serta pelaksanaan survei dan pemrosesan seismik 3D. “Untuk memastikan pencapaian target kinerja operasional, kami memperkuat aspek HSSE dengan target Zero accident. Sementara untuk komitmen keberlanjutan, kami menargetkan pengurangan emisi sebesar 35.000 ton CO2 ekuivalen,” tegas Arief.

  • Kegiatan pengeboran (drilling) di Wilayah Kerja (WK) Pangkah, Ketapang, dan Fasken
  • Perpanjangan kontrak kerja sama (KKKS) di WK Pangkah
  • Pelaksanaan survei dan pemrosesan seismik 3D
  • Target Zero accident di aspek HSSE
  • Target pengurangan emisi sebesar 35.000 ton CO2 ekuivalen

➡️ Baca Juga: Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Nabilah O’Brien, Tersangka Kembali ke Status Normal Setelah Berdamai

➡️ Baca Juga: Pegadaian Tingkatkan Inklusi Keuangan dengan Program Gadai Bebas Bunga: Solusi Efisien untuk UMKM dan Kebutuhan Mendesak

Related Articles

Back to top button