slot depo 10k
Daerah

Tim SAR Diturunkan di Ambon untuk Mengamankan Perayaan Lebaran

Dalam rangka mempersiapkan perayaan Idul Fitri, Tim SAR Ambon telah dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Alat utama dan personel telah disiagakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana atau musibah yang mungkin terjadi selama perayaan hari raya yang suci ini.

Persiapan Tim SAR Ambon Menjelang Lebaran

Tim SAR Ambon telah mempersiapkan alat utama dan personelnya untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi menjelang dan selama Lebaran. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, dalam upacara apel gelar pasukan yang diselenggarakan menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pengendalian dan pengaturan jasa transportasi di wilayah Perairan Maluku dan sekitarnya. Kantor SAR Ambon dan semua pemangku kepentingan lainnya bekerja sama untuk melaksanakan Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran Tahun 2026.

Penyebaran Personel dan Alat Utama

Sebanyak 133 personel dari tim SAR Ambon telah disebar ke berbagai unit dan pos di daerah rawan bencana atau musibah. Beberapa di antaranya meliputi Unit Siaga SAR SBT, Unit Siaga SAR Kepulauan Aru, Pos SAR Saumlaki, Pos SAR Tual, Pos SAR Namlea, dan Pos SAR Banda.

Setiap personel telah diberikan tugas untuk bergerak ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadi bencana atau musibah, seperti tempat wisata, pelabuhan, dan bandara. Ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat selama perayaan Lebaran.

  • KN SAR Bharata
  • Rigit inflatable boat (RIB)
  • Rigit buoyancy boat (RBB)
  • Rescue car
  • Rescue truck
  • Drone thermal
  • Peralatan selam
  • Peralatan emergency kit (medis)
  • Peralatan aqua eye

Semua alat ini telah disiapkan Kantor SAR Ambon untuk mendukung pelaksanaan Pengendalian Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026.

Prediksi Pergerakan Masyarakat Selama Lebaran

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan bahwa pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 akan menurun 1,75 persen dari 146,48 juta orang menjadi 143,91 juta orang. Meski demikian, jumlah ini masih cukup besar dan memerlukan antisipasi terhadap potensi kedaruratan yang mungkin terjadi.

Keadaan darurat tersebut bisa berupa kemacetan di jalan raya, kecelakaan moda transportasi, atau kecelakaan di tempat wisata. Semua ini berpotensi terjadi saat masyarakat merayakan libur Lebaran.

Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Sinergi

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, diperlukan peningkatan kesiapsiagaan sumber daya Basarnas serta sarana dan prasarana yang ada. Selain itu, kolaborasi dan sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat potensi SAR juga perlu ditingkatkan.

Pelaksanaan Siaga SAR Khusus ini dilaksanakan selama 18 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 30 Maret 2026. Masyarakat Maluku dan sekitarnya yang berencana mudik menggunakan transportasi laut diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

Setelah Upacara Apel Gelar Pasukan, Kepala Kantor SAR Ambon melepas konvoi kendaraan dan personel yang akan terlibat dalam Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026. Dengan demikian, tim SAR di Ambon siap untuk mengamankan perayaan Lebaran tahun ini.

➡️ Baca Juga: Truk Terperosok Di Gorong Gorong – Video

➡️ Baca Juga: Panduan Terkini: Memeriksa Harga Resmi Gas Elpiji Pertamina Menjelang Lebaran

Back to top button