Pemkab Barito Kuala Mendorong Hilirisasi Nanas untuk Menjadi Komoditas Unggulan

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan tengah giat mendorong hilirisasi nanas sebagai bagian dari program pengembangan produk hortikultura. Nanas, yang telah diakui sebagai salah satu komoditas unggulan di wilayah ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Peran Pemerintah dalam Hilirisasi Nanas
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, H Wahyu Waguna, menegaskan pentingnya peningkatan hilirisasi produk hortikultura. “Kami terus berupaya mendorong para pembudidaya untuk melaksanakan pengolahan produk nanas dengan lebih baik,” ujarnya saat menggelar pertemuan di Marabahan pada Minggu baru-baru ini.
Kelompok Pembudidaya yang Aktif
Di antara kelompok yang telah berhasil menerapkan hilirisasi nanas adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama. Berbasis di Desa Jelapat II, Kecamatan Mekarsari, kelompok ini telah menunjukkan inovasi dalam mengolah nanas menjadi beragam produk.
Inovasi Produk Olahan Nanas
KWT Karya Bunda Bersama berkomitmen untuk mengembangkan berbagai produk olahan dari nanas. Produk yang dihasilkan antara lain:
- Manisan buah nanas
- Jelly nanas
- Sirup nanas
- Selai nanas
- Minuman sari buah nanas
Inovasi ini tidak hanya memperkaya pilihan produk, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Produk Lain yang Dihasilkan
Selain fokus pada nanas, KWT Karya Bunda Bersama juga memproduksi olahan dari komoditas lain. Di antara produk tersebut adalah keripik singkong dan keripik pisang, yang turut melengkapi portofolio usaha mereka.
Proses Produksi yang Efisien
Dalam setiap siklus produksi, KWT Karya Bunda Bersama mampu mengolah sekitar 30 kilogram nanas dalam periode satu hingga dua minggu. Proses ini menunjukkan efisiensi dan komitmen mereka dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan.
Pemasaran Produk Olahan
Produk olahan nanas dari KWT Karya Bunda Bersama dipasarkan di berbagai tempat, termasuk:
- Pasar tradisional
- Sentra oleh-oleh
- Minimarket
- Pameran di level kecamatan
- Kegiatan kedinasan lainnya
Dengan strategi pemasaran ini, mereka dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan kelompok.
Dukungan dari Kementerian Pertanian
Atas keberhasilan dan konsistensi dalam hilirisasi nanas, kelompok ini telah mendapatkan dukungan berupa bantuan sarana produksi (saprodi) dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi mereka dan meningkatkan kualitas produk.
Pengenalan Nanas Tamban
Berdasarkan informasi yang ada, Barito Kuala dikenal memiliki produk hortikultura unggulan, termasuk nanas Tamban. Nanas ini, yang berasal dari Kecamatan Mekarsari, tidak hanya dijual dalam bentuk segar tetapi juga sering diolah menjadi produk turunan.
Nilai Ekonomi dari Olahan Nanas
Nanas Tamban dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti:
- Wajik
- Dodol
- Selai
- Serbuk nanas
Pengolahan ini bertujuan untuk memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani dan masyarakat sekitar.
Strategi Pengembangan Hilirisasi
Untuk memastikan keberlanjutan hilirisasi nanas, perlu ada strategi pengembangan yang komprehensif. Beberapa langkah yang bisa diambil meliputi:
- Peningkatan kapasitas pembudidaya melalui pelatihan
- Pengembangan jaringan pemasaran yang lebih luas
- Peningkatan kualitas produk melalui teknologi pengolahan modern
- Promosi produk olahan nanas di berbagai event dan pameran
- Kerjasama dengan lembaga terkait untuk mendapatkan dukungan teknis dan finansial
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan hilirisasi nanas dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.
Kesimpulan
Hilirisasi nanas di Kabupaten Barito Kuala tidak hanya menjadi upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan yang tepat dan inovasi yang terus berkembang, nanas dapat menjadi komoditas unggulan yang berkontribusi besar bagi perekonomian lokal.
➡️ Baca Juga: Putri KW Raih Tiket Final Swiss Open 2026 Setelah Mengalahkan Eks Peringkat 1 Dunia
➡️ Baca Juga: Siswa SMPN 1 Dayeuhkolot Kembalikan Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi



