SMK Al-Khoiriyah Baron Gratiskan Ganti Freon AC Untuk Mobil Operasional NU

 SMK Al-Khoiriyah Baron Gratiskan Ganti Freon AC Untuk Mobil Operasional NU

Baron | nunganjuk.or.id – Menyongsong Harlah Nahdlatul Ulama ke-98, SMK Al-Khoiriyah Baron, menghajat gurah dan ganti Freon AC mobil gratis. Penawaran berlaku bagi setiap kendaraan operasional milik Nahdlatul Ulama di Kabupaten Nganjuk baik Ranting NU hingga Pimpinan Cabang termasuk lembaga dan badan otonomnya.

Kepala SMK Al-Khoiriyah Baron Ubaidillah, mengaku melakukan itu sebagai ucapan terimakasih kepada para relawan dari Nahdlatul Ulama yang tak kenal lelah bergerak untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

“Apalagi saya melihat sahabat-sahabat relawan dari Ansor, Banser, LPBINU, Fatayat, Muslimat, dan lainnya yang semangat berjuang di membantu mengevakuasi warga dan mendirikan posko untuk membantu korban tanah longsor dan banjir beberapa waktu lalu. Hal ini tentu membuat mobil yang mereka kendarai butuh perawatan karena sering wira-wiri,” terangnya.

Gus Bed, sapaan akrabnya, mengatakan jika servis dilakukan oleh guru-guru dan tool man jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif yang telah bersertifikat industri otomotif.

Ia pun meminta kepada pengurus NU, untuk menghubungi dirinya jika AC mobil operasional NU ingin diservis.

“Jangan sungkan, bengkel buka setiap hari Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00 – 13.00 WIB,” tambahnya.

SMK Al-Khoiriyah sendiri dinaungi oleh Pondok Pesantren Al-Khoiriyah yang diasuh oleh KH. Abdul Wachid Badrus beralamatkan di Dusun Jati, Desa Katerban, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pesantren ini didirikan oleh KH. Abdul Wachid Badrussholeh dan Ny. Hj Nur Abidah pada tahun 1990.

Sebagaimana harapan KH. Badrus Sholeh, ayah KH. Abdul Wachid Badrus, bahwa pondok pesantren selain harus mampu menjaga tradisi keilmuannya juga harus mau dan mampu mengkontekstualisasikannya dalam kehidupan kekinian.

Inilah yang coba diwujudkan oleh KH. Abdul Wachid Badrus di pesantren Al-Khoiriyah dimana santri tidak hanya konsen dalam pendidikan agama sebagai bekal menggapai kemaslahatan di akhirat, namun juga pendidikan umum, skill kerja, dan gemblengan mental dalam menghadapi tantangan kehidupan guna menggapai kemaslahatan di dunia.

Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad

admin

Related post