Sinergi LAZISNU Ngluyu Realisasikan Program Bangun Rumah Warga Kurang Mampu

 Sinergi LAZISNU Ngluyu Realisasikan Program Bangun Rumah Warga Kurang Mampu

Ngluyu | nunganjuk.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi yang memliki potensi luar biasa jika dikelola secara sinergis. NU berserta badan otonom yang ada dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat, khususnya nahdliyin (warga NU).  

Hal itu ditunjukkan NU Kecamatan Ngluyu dalam program ‘Bangun Rumah’ yang menyasar Mbah Sakiman, warga Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk pada Kamis (24/11/2020) lalu.

“Program tersebut alhamdulillah dapat sambutan yang bagus dari masyarakat,” ujar Ketua Gerakan Koin NU Peduli Kecamatan Ngluyu Juzianto.

Ia menambahkan, Bangun Rumah Duafa merupakan program yang digagas sejak lama. Sebab cukup banyak warga yang rumahnya sangat  tidak layak huni, dan perlu bantuan. Namun tentu tidak semuanya bisa direnovasi oleh LAZISNU karena dananya sangat terbatas. Oleh karena itu, LAZISNU mengadakan penelitian terlebih dulu terhadap rumah yang diajukan untuk direnovasi.

“Yang mengusulkan atau mencari rumah yang kira-kira patut direnovasi adalah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), kader NU, tokoh masyarakat, dan sebagainya. Setelah disurvei bisa diputuskan rumah tersebut patut atau tidak untuk direnovasi,” tambahnya.

Dalam pembiayaannya, Gerakan Koin NU Peduli menggandeng Nganjuk Peduli,dan untuk pengerjaan Tim dibantu oleh sahabat-sahabat Banser.

Sementara itu, Direktur NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Cabang Nganjuk, Subhan Aburizal, menyampaikan kondisi rumah yang didiami Mbah Sakiman cukup memprihatinkan. Diterangkan, rumah masih berlantaikan tanah, berdinding dan beratapkan terpal.

 “Kami, LAZISNU Kabupaten Nganjuk turut prihatin dan merasa harus bergerak untuk juga membantu beliau dengan membawa beberapa isi rumah seperti lemari, meja kursi dan peralatan dapur,” ucapnya.

Pantauan di lokasi, nampak sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Ngluyu bergotong royong mencopoti satu per satu bagian rumah Mbah Sakiman. Sementara yang lain, mempersiapkan kayu baru sebagai penyangga, juga papan baru sebagai dinding. 

Ungkapan rasa syukur diucapkan Mbah Sakiman dan warga sekitar atas respons LAZISNU menerima laporan adanya RTLH yang harus segera diperbaiki. Mbah Sakiman juga merasa bangga Banser bersedia membantu membangunkan kembali rumahnya.   

“Saya hanya hanya mampu membalas kebaikan semua anggota Banser, LAZISNU dan warga yang terlibat dengan doa dan ucapan terima kasih yang tak terhingga,” tutur Mbah Sakiman dalam haru.

Kontributor: Zaky Alfaizin
Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad

admin

Related post