Satgas Greget, Ndan Sigit : Mungkin Perlu Mengadakan Gugus Covid-19 Award

RAKOR Gugus Covid-19 MWC NU Rejoso bersama PCNU Nganjuk

Rejoso | nunganjuk.or.id – Pandemi Covid-19 telah gerakan Nahdliyin secara masif, tergabung dalam Gugus Satgas Covid-19 masing-masing MWC NU di bawah Naungan PCNU Nganjuk. Tak hanya suasana tegang, justru satgas memiliki antusias yang greget dalam menangani covid-19.

“Mungkin perlu mengadakan Gugus Satgas Covid-19 Award, karena semua pihak berbondong-bondong gregetnya.”, canda renyah Ndan Sigit Banser Rejoso saat Rakor di MWC NU Rejoso, pada Kamis (16/04/2020).

Sebelumnya ada gelaran NU Award yang semarak diikuti oleh seluruh MWCNU. Hingga datang pandemi ini membuat suasana menjadi waspada.

Di posko gugus covid-19 MWC NU Rejoso, kini telah memasuki minggu kedua, bertepatan dengan jadwal agenda kehadiran ketua gugus covid PCNU Nganjuk beserta pengurusnya. Peserta rakor total dihadiri 10 orang, dengan 4 orang dari PCNU dan 6 orang perwakilan dari MWCNU Rejoso.

Beberapa hal menjadi pembahasan, terkait kegiatan yang telah dilaksanakan mulai dari penyemprotan ke musholla dan masjid di wilayah Rejoso, pembagian tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, sembako, dan masker.

Disusul dengan kegiatan pada hari yang sama, penyemprotan di beberapa Sekolah Dasar. Sehari sebelumnya, juga sudah melaksanakan rapat dengan pihak puskesmas.

Perwalikan dari MWC NU Rejoso Bpk. Watijo menyampaikan bahwa gerakan-gerakan dari satgas gugus covid-19 memang fokus pada masjid dan musholla.

“Karena itu akan berkelanjutan di bulan Ramadhan, sholat tarawih dan solat idul fitri.”, terangnya.

Sementara, di desa Talun sudah melaksanakan sistem pengamanan ketika sholat jum’at sehingga jemaah yang bukan warga desa setempat disiapkan lokasi tersendiri di lantai 2, dan ada penjagaan ketat di Desa Mojorembun.

“Alhamdulillah mendapat apresiasi baik oleh semua pihak. Desa lain yang benar-benar melaksanakan peraturan extra ketat adalah desa Mojorembun, selain warga setempat dilarang masuk.”, ujar komandan Banser Juhadi.

Khozin perwakilan Gugus Satgas Covid-19 PCNU Nganjuk menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan selama bulan Ramadhan, harus tetap menunggu anjuran dari PBNU, dan PWNU Jawa Timur.

“Yang utama kita semua tetap saling koordinasi tentang hal-hal apapun terkaid covid-19 ini, Alhamdulillah kalau di Rejoso ini rata-rata sudah ikut serta di posko desa, sangat bagus karena itu sesuai dengan ciri khas banser yaitu Sigap, Tanggap, Cepat”, kata Kang Khozin.

Semakin cairkan suasana, canda akrab Muhari Sujud komandan Banser Nganjuk tersenyum ramah.

“Petugas posko covid-19 di wilayah masing-masing harus bisa menjaga diri, karena harus tetap action diri tahan lama dan tahan lapar.”, kata Ndan Sujud.

Di akhir acara sebelum do’a dipimpin oleh ketua gugus covid-19 Bapak Rohmat Udin, beliau mengucapkan terimakasih kehadirannya di posko covid-19 Kantor Bersama MWC NU Rejoso.

“Mohon arahan, saran, dan harapan kami tetap terus koordinasi kedepannya, semoga polemik pandemi covid-19 ini segera berakhir.”, pungkasnya.(sm)

Kontributor: Sofiatim Munib
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *