Rincian Fungsi dan Anggaran Simulator Berkuda Rp 1 Miliar Per Unit yang Menjadi Viral di Media Sosial: Penjelasan Resmi dari Polri

Mengenai berita yang tengah hangat diperbincangkan di media sosial mengenai simulator berkuda dengan anggaran Rp 1 miliar per unit, Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humasnya, Irjen Johnny Eddizon Isir, telah merespon dan memberikan penjelasan secara resmi. Pada Selasa, 10 Maret 2026, Irjen Isir memastikan bahwa simulator berkuda tersebut merupakan bagian dari sarana latihan dalam lingkungan kepolisian.

Rincian Pengadaan dan Anggaran Simulator Berkuda Polri

Dalam penjelasannya, Irjen Isir mengungkapkan bahwa pengadaan simulator berkuda tersebut telah dilakukan pada tahun 2016, menggunakan anggaran kepolisian pada tahun tersebut. Setiap unit simulator berkuda ini memiliki nilai sebesar Rp 1 miliar, seperti yang dikonfirmasi olehnya kepada wartawan.

“Setiap unit simulator ini dibanderol Rp 1 miliar,” ungkap Isir saat diwawancarai wartawan pada tanggal yang sama.

Polri saat ini telah memiliki empat unit simulator berkuda. Masing-masing unit dirancang dengan fungsi yang berbeda-beda, semuanya ditujukan untuk mendukung proses latihan menunggang kuda bagi anggota polisi.

Fungsi dan Variasi Pelatihan yang Diberikan Simulator

Simulator berkuda ini mempunyai peran sebagai sarana latihan dasar bagi anggota polisi yang bertugas di satuan berkuda. Setiap unit simulator menawarkan variasi latihan yang spesifik, ditujukan untuk meningkatkan keterampilan menunggang kuda.

Unit pertama difungsikan untuk belajar teknik dasar menunggang kuda, yang meliputi gerakan berjalan, berlari, hingga galop. Gerakan galop sendiri adalah gerakan lari kuda dengan ritme kaki yang seirama.

“Selain itu, ada juga latihan jumping atau lompat rintangan,” tambah Isir. Adapun dua unit lainnya, yaitu unit ketiga dan keempat, difokuskan untuk latihan balapan atau kecepatan.

Viralnya Simulator Berkuda Polri di Media Sosial

Sebelumnya, video yang menampilkan simulator kuda milik Polri ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Fasilitas ruang simulator berkuda tersebut berada di Markas Direktorat Polisi Satwa, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Video yang beredar menunjukkan beberapa anggota polisi, baik pria maupun wanita, bergantian mencoba alat tersebut. Mereka didampingi oleh instruktur saat menunggangi simulator.

Di depan para peserta, terdapat layar monitor yang menampilkan simulasi medan berkuda. Alat ini juga dapat bergerak mengikuti kondisi medan yang ditampilkan di layar, sehingga memberikan pengalaman latihan yang hampir mirip dengan kondisi menunggang kuda yang sebenarnya.

Informasi mendetail mengenai fungsi dan pengadaan simulator berkuda ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, kepada para wartawan pada Selasa, 10 Maret 2026.

➡️ Baca Juga: Nothing Phone 4a Pro: Desain Premium yang Seimbang dengan Harga Pixel 10a

➡️ Baca Juga: AirAsia Indonesia Resmi Buka Rute Surabaya-Makassar, Palu, Kendari, dan Luwuk: Langkah Baru Ekspansi Pasar Penerbangan

Exit mobile version