Revolusi Mental Melalui Pendidikan Akhlaq Qur’ani ASN

Ikhtiar pemimpin itu bermacam-macam, untuk menata dan mengelola pemerintahan menuju kesejahteraan bersama, terutama masyarakatnya.
Baik ikhtiar lahir maupun ikhtiar batin.

Ikhtiar lahir dengan menata sistem fisik yang bisa untuk menjadi instrumen atau media untuk membantu mempercepat mencapai tujuan sebagaimana visi dan misinya. Ikhtiar batin dengan menata seluruh komponen hati pengelola untuk mendorong mempercepat ikhtiar lahir.

Jargon revolusi mental sudah lama kita dengar, yaitu suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala.

Revolusi mental adalah program Presiden RI Joko Widodo untuk membangun semangat dalam menata kehidupan masyarakat yang lebih memberikan harapan baru.

Program revolusi mental di kabupaten Nganjuk salah satunya diimplementasikan dengan membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Pendidikan Akhlaq Qur’ani. Pendidikan akhlaq kepada ASN dengan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Nilai-nilai Al-Qur’an yang ditanamkan terkait dengan motivasi diri untuk meningkatkan kinerja dalam melayani dan melandasi diri dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam akhlaq Al-Qur’an.

Pendidikan Akhlaq Al-Qur’an bukan menanamkan radikalisme, tapi justru penanaman terhadap penguatan nasionalisme (cinta tanah air) selain motivasi diri. Ada materi kupasan terkait dasar negara, yaitu pancasila dengan dilandaskan pada nilai-nilai yang ada di Al-Qur’an. Yang secara historis sebagaimana ijtihat para pendiri negara, yang menjadikan nilai-nilai agama sebagai spirit dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Kupasan nilai-nilai tersebut (nilai Al-Qur’an) diharapkan menjadi penguat jiwa nasionalisme ASN, sekaligus menjadi spirit baru dalam mengelola pemerintahan dan melayani masyarakat. Nilai-nilai agama menjadi spirit baru dalam memberikan pelayanan masyarakat. Berkerja juga beribadah, beribadah juga bekerja. Itulah tuntutan Al-Qur’an.

Setiap orang di dalam pemerintahan, baik berposisi sebagai staff maupun pemimpin harus melayani umat atau masyarakat dengan sebaik-baiknya. Memberikan pelayanan terbaik tanpa membeda-bedakan, itu juga tuntunan Al-Qur’an.

Untuk mencapai tujuan tersebut, telah diadakan pelatihan pendidikan Al-Qur’an adalah salah satu ikhtiar yang lakukan pemimpin di kabupaten Nganjuk. Jika sudah ikhtiar maksimal, maka selanjutnya untuk bisa difungsikan dengan sebaik-baiknya, sekaligus tawakal (pasrah) kepada Allah SWT sambil berdoa dari semua ikhtiar yang telah dijalani. Hal demikian juga tuntunan Al-Qur’an.

Kami dari Tim Lembaga Studi Al-Qur’an (LSQ) Ulil Albab Pesantren Terpadu Dari Ulil Albab Kelutan Ngronggot Nganjuk, pimpinan Dr. KH. Kharisuddin Aqib, M Ag. sebagai tim mitra pemkab Nganjuk merasa senang bisa bersama para ASN selama pendidikan. Semoga dengan pelatihan ini bisa memberikan dampak positif dan perubahan untuk mencapai cita-cita dalam melayani warga masyarakat Nganjuk.

Nganjuk 12 Desember 2019.

Penulis : Ali Anwar Mhd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *