Rais Syuriah PCNU Nganjuk Baiat Legislator PKB

Bertempat di Kantor PCNU Nganjuk Jali, Sukomoro, Ahad (15/9) siang, legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Nganjuk Jawa Timur dibaiat Rais Syuriah PCNU Nganjuk KH Aly Musthofa Said.

Disaksikan oleh jajaran PCNU dan MWC NU se-Kabupaten Nganjuk dan para kyai antara lain KH. Qolyubi Dahlan, KH. Ashfiyak Hamida Mujahid, KH. Ilyas, KH. Hasyim Affandi dan lain-lain, acara silaturrahmi PC NU dan DPC PKB Nganjuk dalam rangkai pengambilan bait diawali dg khutbah iftitah oleh Rois Syuriah PC NU KH. Ali Musthofa Said, Baiat ini memiliki makna penting, para legislator mengikatkan diri untuk selalu berkomitmen terhadap perjuangan NU.

Sambutan KH. Aly Musthofa Said

Dalam sambutan pembuka KH. Aly Musthofa Said menyampaikan, kepada Legislator yang juga Kader NU dari Partai PKB untuk senantiasa berjuang di parlemen guna tegaknya Islam Rahmatan Lil Alamin berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah

“Kepada kader NU yang ditugaskan di parlemen melalui PKB diharapkan senantiasa bersungguh sungguh menjadi wakil rakyat yang aspiratif dan amanah.” tegasnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Nganjuk H. Ulum Basthomi, S. Ag, MSi, mengawali sambuatan dengan mengutip dawuh ketum PBNU KH. Said Aqil Siradj yakni PKB Juz’un min Nahdlatil Ulama sehingga semua Kader PKB wajib berkhidmah kepada NU.

“Hubungan PKB dan NU diibaratkan antara anak dan orang tua, maka sampai kapanpun keduanya tidak bisa dipisah, apapun kondisinya. PKB adalah Juz’un min Nahdlatil Ulama artinya PKB bagian dari NU sehingga tidak ada gunanya ber PKB kalau tdk dibarengi berkhidmah kepada NU.” imbuhnya.

Para caleg PKB yang berhasil melenggang ke gedung dewan tidak bisa lepas dari dukungan suara nahdliyyin. Karena itu sebelum mereka menjalankan amanat sebagai legislator, terutama para pimpinan fraksi dan dewan harus menjalani bai’at. Tercatat ada 9 Kader NU dari Partai PKB yang menduduki kursi DPRD Kabupaten Nganjuk.

(red/Hafidz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *