slot depo 10k
Arya SinulinggaPiala AFF U17 2026PSSISepak BolaSepak Bola IndonesiaStadion

Piala AFF U17 2026: Jawa Timur Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Utama Setelah Pembatalan di Luar Jawa

Komite Eksekutif PSSI, melalui Arya Sinulingga, telah mengumumkan bahwa rencana penyelenggaraan ASEAN U17 Boy’s Championship 2026, atau yang lebih dikenal dengan Piala AFF U17 2026, di luar Pulau Jawa dibatalkan. Turnamen sepak bola junior ini kini dipastikan akan berlangsung di Jawa Timur, khususnya di kota Sidoarjo dan Gresik. Keputusan ini diambil setelah Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) mempertimbangkan lokasi yang paling siap. Mengingat tanggal pelaksanaan turnamen yang semakin mendekat, yaitu pada 11 hingga 23 April 2026, keputusan ini dianggap tepat.

Pembatalan penyelenggaraan di luar Jawa ini disebabkan oleh beberapa faktor yang telah dipertimbangkan oleh pihak PSSI dan AFF.

Sebelumnya, Arya Sinulingga sempat mengungkapkan harapan PSSI untuk menyelenggarakan Piala AFF U17 dan Piala AFF U19 di luar Pulau Jawa. Dua daerah yang dipandang layak untuk menjadi tuan rumah adalah Sumatera Utara dan Kalimantan Timur, yang memiliki stadion dengan fasilitas yang memadai.

Contohnya, Sumatera Utara berhasil menyelenggarakan Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, yang menunjukkan kemampuan daerah tersebut. Di sisi lain, Kalimantan Timur juga memiliki Stadion Batakan di Balikpapan, yang dikenal sebagai salah satu stadion terbaik dengan fasilitas lengkap di Indonesia.

Namun, Arya menjelaskan bahwa keputusan AFF untuk melangsungkan Piala AFF U17 2026 di Jawa Timur, khususnya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, didasari oleh tingkat kesiapan fasilitas yang ada. “Sebelumnya, saya sempat menjelajahi Balikpapan untuk mencari kemungkinan, tetapi waktu yang tersedia sangat mepet dengan pelaksanaan U17 ini. Karena itu, AFF ingin menunjuk lokasi yang paling siap,” ungkap Arya setelah menghadiri acara buka puasa bersama PSSI di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, “Oleh karena itu, AFF lebih memilih untuk langsung menunjuk lokasi yang memiliki kesiapan terbaik.”

Kesiapan fasilitas stadion menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini.

Salah satu masalah utama yang diungkapkan oleh Arya terkait pembatalan di luar Jawa adalah kondisi fasilitas stadion, terutama terkait pencahayaan. Meskipun ada lapangan yang bagus di Kalimantan Timur, standar pencahayaan stadion di sana belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Saya juga sudah mencarikan solusi untuk Kalimantan Timur terkait AFF, tetapi walaupun ada lapangan yang bagus, sayangnya pencahayaannya tidak sesuai dengan standar yang dibutuhkan,” jelas Arya.

Arya mengakui bahwa ada ketimpangan dalam fasilitas stadion antara Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi PSSI dalam upaya untuk meratakan penyelenggaraan turnamen di seluruh wilayah Indonesia.

“Maka dari itu, terkadang kita merasa iri dengan Jakarta. Lihat saja lampu di sini (Lapangan C), sedangkan di luar Pulau Jawa, kondisi fasilitasnya belum sebanding,” tambahnya.

Meskipun Piala AFF U17 2026 tidak jadi diadakan di luar Jawa, PSSI tetap berkomitmen untuk mencari solusi dan berupaya membawa berbagai kejuaraan ke daerah-daerah lain di Indonesia.

➡️ Baca Juga: Hello world!

➡️ Baca Juga: Nothing Phone 4a Pro: Desain Premium yang Seimbang dengan Harga Pixel 10a

Back to top button