Penjualan Tiket MotoGP Mandalika Capai 70 Persen dari Target 140 Ribu Penonton

Penjualan tiket untuk acara MotoGP di Sirkuit Mandalika, yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan angka penjualan mencapai 70 persen dari total target. Hal ini menandakan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya para penggemar balap motor di Indonesia.

Perkembangan Penjualan Tiket MotoGP Mandalika

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Nur Aulia, menyampaikan bahwa informasi terbaru menyebutkan penjualan tiket telah mendekati 70 persen. Dalam pertemuannya dengan tim dari Injourney dan MGPA, ia mengungkapkan keyakinannya bahwa target untuk menarik lebih dari 140 ribu penonton pada acara MotoGP Mandalika tahun ini akan tercapai.

“Alhamdulillah, dengan waktu yang tersisa, kami optimis bahwa penyelenggaraan MotoGP akan memenuhi target yang telah ditetapkan,” ungkap Aulia di Mataram pada Rabu (23/9). Optimisme ini didasarkan pada angka penjualan yang terus meningkat dan minat masyarakat yang sangat antusias.

Kapasitas dan Penjualan Tiket

Total kapasitas kursi yang tersedia di Sirkuit Mandalika adalah 150 ribu. Ahmad Nur Aulia menjelaskan bahwa penjualan tiket untuk tahap pertama telah terjual habis 100 persen, dan saat ini mereka telah membuka penjualan untuk tahap kedua.

Terkait dengan jumlah tiket yang terjual kepada warga NTB, Aulia mengaku belum memiliki data rinci. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat potongan harga khusus bagi penduduk lokal yang ingin menyaksikan ajang balap ini.

Strategi Promosi Penjualan Tiket

Pemerintah Provinsi NTB telah melaksanakan berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan tiket dan mempromosikan acara ini. Salah satu langkah yang diambil adalah mengadakan roadshow ke beberapa daerah, termasuk Yogyakarta. Promosi di dalam daerah juga dilakukan secara masif untuk menjangkau lebih banyak calon penonton.

Antusiasme Masyarakat dan Respon Positif

Direktur Operasi ITDC dan Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, juga menyoroti tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Ia mencatat bahwa setelah kuota tiket pertama habis, akan ada pembukaan kuota berikutnya, yang menunjukkan animo luar biasa dari masyarakat.

“Artinya, masyarakat merespons dengan positif,” kata Warokka. Upaya promosi yang dilakukan oleh pemerintah NTB, menurutnya, sangat mendukung dalam meningkatkan penjualan tiket, dan pihaknya juga akan melakukan promosi di berbagai daerah lainnya.

Dampak Ekonomi dari MotoGP

Secara ekonomi, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian lokal dan nasional. Menurut Troy, jika pada tahun 2024 dampak ekonomi diperkirakan mencapai Rp2,4 triliun, pada tahun 2025 bisa meningkat menjadi Rp4,9 triliun. Tahun ini, mereka berharap angkanya dapat mencapai Rp5 triliun.

“Mari kita doakan bersama agar target ini tercapai,” pungkasnya. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, baik dari segi penjualan tiket maupun promosi, harapan untuk mencapai angka penonton yang diinginkan semakin mendekati kenyataan.

Kesimpulan

Dengan semua langkah yang diambil oleh pemerintah dan pihak terkait, penjualan tiket MotoGP Mandalika menunjukkan prospek yang sangat positif. Antusiasme masyarakat, dukungan dari berbagai pihak, serta promosi yang gencar akan berkontribusi pada kesuksesan acara ini, dan pada akhirnya, memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi daerah dan bangsa.

➡️ Baca Juga: Identifikasi Penyebab dan Jenis Biang Keringat pada Bayi untuk Mengurangi Kecemasan Orang Tua

➡️ Baca Juga: Pertamina Turunkan Emisi Signifikan di Sektor Maritim Melalui Green Shipping

Exit mobile version