Pelajar NU Kemaduh Ajak Peserta Makesta Cinta Tanah Air

 Pelajar NU Kemaduh Ajak Peserta Makesta Cinta Tanah Air

Baron | nunganjuk.or.id – Pengurus Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kemaduh, Kecamatan Baron menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Sabtu-Ahad (9-10/1/2021) di Yayasan Darussalam Plosorejo Kemaduh.

Makesta sendiri merupakan pelatihan singkat yang memuat pengenalan awal tentang faham Ahlussunah Wal Jama’ah (Aswaja) di kalangan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Selain itu, hal ini adalah syarat utama menjadi anggota IPNU-IPPNU yang sah.

Pembukaan dihadiri oleh Ketua Ranting NU Kemaduh, Kepala Desa Kemaduh, Ketua Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Baron, perwakilan Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Nganjuk, dan Kepala Madrasah Diniyah Plosorejo.

Ketua Pengurus Ranting (PR) IPNU Kemaduh, mengatakan target utama dari pelaksanaan Makesta adalah untuk mengenal NU secara organisasi. Hal ini meliputi struktur, lembaga dan badan otonom.

Ia menambahkan, para peserta harus mampu aktif, minimal berkontribusi menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah Waljama’ah Annahdliyah di tengah masyarakat. Terlebih tema yang diangkat adalah seputar Aswaja.

“Harapannya tentu setelah berakhirnya acara ini para peserta aktif dan mengikuti kegiatan-kegiatan ke NUan di ranting,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Ranting NU Kemaduh,  H. Gunawan. Menurutnya, selain menambah pengetahuan dan pengalaman baru bagi peserta, setelah Makesta ini akan lebih banyak kader-kader IPNU-IPPNU yang lebih aktif lagi.

“Bukan hanya sampai di Makesta saja, akan tetapi para peserta ini harus bisa berlanjut sampai ke jenjang-jenjang berikutnya,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Kemaduh, Hawin Duta, berpesan, supaya para peserta yang telah selesai mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat menambah kecintaan terhadap NKRI sebagaimana pepatah mengatakan “Hubbul Wathon Minal Iman.”

“Tugas lain para peserta yakni menyebarkan Islam Wasathiyah atau Islam moderat. Karena memang di luar sana orang yang berpahamkan radikal masih cukup banyak,” tukasnya.

Pemateri yang mengisi diantaranya Ketua Aswaja NU Center Nganjuk KH. Zuhal Ma’ru, Kang Vidian Arif Khabibi, Kang Moch. Masyhuri, Arum Dwi Puspitasari, dan Ketua IPNU-IPPNU Baron.

Kontributor: Faiz Baidlowie
Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad

admin

Related post