Pelajar NU Baron: Harus Semakin Intens Berdakwah di Medsos

 Pelajar NU Baron: Harus Semakin Intens Berdakwah di Medsos

Nganjuk | nunganjuk.or.id – Perkembangan teknologi informasi yang tak pernah berhenti, menuntut manusia kian melek dengan situasi yang ada. Kebanyakan orang memaknai dengan dampak revolusi industri 4.0.   

Bagi kalangan anak muda Nahdlatul Ulama, terlebih mereka yang aktif di organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) harus menyambutnya dengan SDM yang memadai, terutama mereka harus bisa bermedia sosial dengan baik.  

Mengantisipasi hal itu, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur meluangkan waktu untuk membahas tentang Cerdas ber-Media Sosial dalam acara ‘Temu Kader’,  Ahad (3/1/2021) di Kantor MWC NU setempat.

Ketua PAC IPPNU Baron Ulya mengatakan, media sosial sebagai bagian dari produk kemajuan teknologi informasi harus digunakan para pemuda NU untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.   

“IPNU-IPPNU dalam hal ini adalah menggencarkan dakwah di media sosial. Pasalnya, seiring dengan perkembangan teknologi tersebut tak sedikit pihak yang memanfaatkannya dengan dakwah bernuansa provokatif dan menimbulkan permusuhan,” tandasnya.

Hadir sebagai pemateri Direktur NU Online Nganjuk Moh Masyhuri dan Ketua Aswaja NU Center Nganjuk KH. Moh. Zuhal Ma’ruf. Turut mengundang Ketua Tanfidziyah MWC NU Baron, beserta pengurus.

Dalam materinya, Moch. Masyhuri menyampaikan , kader IPNU-IPPNU yang ikut acara ini diharapkan mampu mewarnai dunia maya dalam hal ini media sosial. Dirinya yakin jika dilakukan secara intens dengan konten-konten yang sejuk, maka media sosial akan menjadi sarana efektif untuk berdakwah.

“Dengan kebebasan bermedia sosial seperti sekarang ini tentu kita harus cerdas dalam melakukannya” terangnya.

Pria yang akrab disapa Kang Huri ini menambahkan, kata cerdas ber-medsos artinya mampu memilah mana yang baik dan buruk dari dampak yang ditimbulkan oleh medsos tersebut.

“Jadi harus kita menyaring informasi yang kita dapat dalam bermedsos. Apabilka tidak kita saring maka akan berakibat fatal,” imbuhnya.

Sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Penanaman Akhlaqul Karimah Dalam Pembentukan Kader Kader Militan IPNU IPPNU PAC Baron”, Ketua Aswaja NU Center Nganjuk Kiai Zuhal, mengajak kepada pelajar NU Kecamatan Baron ini agar melatih manifestasi akhlakul karimah.

“Supaya bisa mendarah daging, penanaman akhlaqul karimah harus dilatih terus menerus” tuturnya.

Editor: Adnan Aly

Digiqole ad

admin

Related post