Patut Diteladani, Ketua PAC IPNU Berbek Terjun Langsung Bersihkan Sungai

BERBEK – Giat kerja bhakti bersihkan sampah di Sungai Berbek melibatkan segenap elemen masyarakat, termasuk dari kalangan organisasi Nahdlatul Ulama’ (NU) mendapat undangan partisipasi. Jimbun Dwi Hakim selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (PAC IPNU) Berbek, tidak menyianyiakan kesempatan tersebut untuk berkhidmat terhadap kebersihan lingkungan di Berbek, pada hari Jum’at (11/10) lalu.

Pelaksanaan giat kerja bhakti bersih sungai dalam rangka peringatan HUT TNI ke 74, Hari Sumpah Pemuda ke 91 dan menyongsong Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019 mendatang. Pelopor kegiatan tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk dan Pemerintah Kecamatan Berbek.

Terlihat kompak, Rekan Jimbun bersama Ibu Nurbinti selaku Camat Berbek dan Bapak Tri Wahyu Kuntjoro selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk membersihkan sampah. Berdasarkan keterangan pada surat undangan bernomor 005/598/411.503/2019 tersebut, giat kerja bhakti bersih sampah berfokus pada dua tempat, yaitu pada saluran sekunder timur Polsek Berbek dan saluran sekunder belakang kantor Kecamatan Berbek.

Sehari sebelumnya, rekan Jimbun tidak lupa mengajak segenap rekan rekanita IPNU IPPNU baik tingkat ranting maupun PAC untuk terjun. Namun karena banyak diantara kader IPNU IPPNU Berbek yang masih duduk ditingkat sekolah maupun bertepatan dengan jam kuliah, menyebabkan para kader IPNU IPPNU Berbek tidak dapat mengikuti semua.

“Rekan-rekanita yang besok pagi tidak ada kesibukan, ayo ikut saya bakti sosial di sungai timur polsek bersama pegawai kecamatan dkk.”, tulisnya di grup whatsapp keluarga IPNU IPPNU Berbek.

Lanjut Rekan Jimbun menjelaskan alasan dirinya sampai mengikuti kegiatan kerja bhakti bersih sungai. Selain atas dasar kesadaran, karena dirinya mendapat undangan, dan secara langsung menerima chat pribadi dari camat Berbek untuk mengajak rekan rekanita IPNU IPPNU Berbek.

“Atas dasar undangan dari Pemerintah Kecamatan Berbek dan juga saya di chat whatsapp secara langsung oleh beliau Ibu Nurbinti, untuk mengikuti kegiatan tersebut dan juga mengajak rekan rekanita IPNU IPPNU PAC Berbek. Itu merupakan sebuah keistimewaan yang luar biasa buat kami anak-anak IPNU IPPNU.”, jelasnya.

Tetang dampak buruk sampah di sungai, Rekan Jimbun menyanyangkan rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan sungai, karena banyak sisi negatif yang justru dapat membahayakan.

“Sampah terutama yang ada disungai itu, sangatlah menyayangkan dan prihatin. Sampah-sampah disungai itu selain sangat tidak sedap dipandang mata, juga banyak hal-hal negatif lainnya, seperti pencemaran lingkungan, meyebabkan banjir akibat tersumbatnya bendungan-bendungan ketika musim hujan, dan masih banyak lagi.”, paparnya.

Selaras dengan spirit penerapan Perda. No.1/2015 tentang Pengelolaan Sampah dan Perda definitif tahun 2019 yang baru diketok bulan lalu tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Rekan Jimbun mengajak masyarakat khususnya kader NU berperan serta dalam menjaga lingkungan hidup.

“Mari kita galangkan kesadaran masyarakat tentang dampak tidak baiknya membuang sampah sembarangan, terutama di sungai-sungai. Kami ingin berperan aktif tentang kesadaran membuang sampah pada tempatnya,,mungkin jika lain waktu ada pembelajaran lebih mendalam terkait hal-hal itu, semoga kami bisa serta ikut belajar bersama Dinas Lingkungan Hidup.”, pungkasnya.

Selain di Berbek, kini kegiatan bersih sungai yang dimotori oleh Dinas Lingkungan Hidup juga telah dilakukan di Sungai Plosorejo, Ploso, Pace, dan Kota Nganjuk. (tuh)

Kontributor: Moh. Maftuhul Khoir (PR IPNU Cepoko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *