Optimalisasi ESDM Tegaskan Ketersediaan BBM dan Elpiji Lebaran 2026 Terjamin

Dalam menghadapi periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengecek dan memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji Lebaran 2026 untuk masyarakat, terutama di wilayah Jawa Barat. Dengan adanya penjagaan ketahanan stok dan lancarnya distribusi energi, masyarakat dapat merasakan ketenangan dan kenyamanan dalam menjalani hari-hari berharga tersebut.
Pemenuhan Kebutuhan Energi
Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, dalam kunjungan kerjanya ke PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Refinery Unit (RU) VI Balongan, Jawa Barat, menekankan bahwa kebutuhan energi masyarakat, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), hingga minyak mentah (crude oil), semua telah dipersiapkan dengan baik.
“Kondisi pemenuhan kebutuhan energi saat ini sangat aman. Baik itu minyak mentah, BBM, maupun LPG, semua telah tersedia dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkap Laode. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai inovasi untuk memastikan pemanfaatan BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Optimalisasi Distribusi Energi
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik, PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan berbagai infrastruktur yang diperlukan. Laode menambahkan, “Untuk mengoptimalkan distribusi energi, berbagai fasilitas telah disiapkan oleh Pertamina.”
Di wilayah Jawa Barat sendiri, terdapat 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 Agen LPG, 206 SPBE, dan 2 Agen minyak tanah yang siap melayani kebutuhan energi masyarakat.
Servis Tambahan Dari Pertamina
Selain infrastruktur, Pertamina juga menyiapkan berbagai servis tambahan untuk memastikan kelancaran energi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. “Pertamina menyediakan servis tambahan seperti motoris, posko tambahan, dan fasilitas lainnya yang biasanya tidak ada di hari-hari biasa,” jelas Laode.
- 427 SPBU beroperasi 24 jam
- 2.180 Agen LPG Siaga
- 18 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga
- 52 titik Motorist/ Pertamina Delivery Service (PDS) BBM
- 563 agen PDS Bright Gas
- 62 mobil tangki standby di SPBU
- 11 Serambi MyPertamina yang menyediakan tempat istirahat, mini klinik, area bermain anak dan layanan kendaraan.
Proyeksi Permintaan Energi
Berdasarkan data historis dan proyeksi selama 9 Maret hingga 1 April 2026, di Jawa Barat, permintaan bahan bakar jenis bensin (gasoline) diperkirakan akan naik sebesar 9,6 persen. Hal ini disebabkan oleh peningkatan mobilitas kendaraan pribadi saat musim mudik. Selain itu, permintaan Avtur juga diprediksi akan naik tipis, sebesar 0,5 persen.
Permintaan LPG diperkirakan akan meningkat 2,86 persen akibat peningkatan aktivitas rumah tangga selama bulan Ramadhan. Sementara itu, permintaan BBM Industri diperkirakan akan meningkat 7,9 persen. Namun, permintaan solar diperkirakan akan menurun 27,3 persen akibat pembatasan operasional kendaraan logistik selama periode arus mudik dan arus balik.
Kapasitas Refinery Unit (RU) VI Balongan
Refinery Unit (RU) VI Balongan memiliki kapasitas pengolahan kilang sebesar 150 ribu barel stream per day (MBSD). Kilang ini juga memiliki Nelson Complexity Index (NCI) 11,9, yang menunjukkan bahwa kilang ini adalah unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia.
Sebanyak 82 persen produk kilang Balongan didistribusikan ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk Integrated Terminal Balongan, Fuel Terminal Cikampek dan Integrated Terminal Jakarta (Plumpang). Sisanya, 12 persen didistribusikan ke wilayah lain dan 6 persen diekspor ke Singapura dalam bentuk Decant Oil.
➡️ Baca Juga: Gubernur Mirza Instruksikan OPD Jalankan Gerakan ASRI
➡️ Baca Juga: Eksklusif! Will Hyde Dukung Penggunaan AI untuk Industri Musik



