Ngaji Kitab Aswaja, Cara Pelajar NU Berbek Pekuat Ideologi Kader

Berbek | nunganjuk.or.id – Dalam rangka memperkokoh ideologi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bendungrejo, Kecamatan Berbek, Nganjuk menggelar Ngaji Kitab Aswaja dan Washiyatul Musthofa di Mushalla Baitussalam, tepatnya di Dusun Sambirobyong, Desa Bendungrejo, Jumat (18/9) sore.

Kegiatan dengan tema “Niat tholabul ilmi,sambung silaturahmi,arep arep syafaat kanjeng nabi” ini diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan kader IPNU dan IPPNU Ranting Bendungrejo. Sebagai narasumber hadir Ustadz Achmad Al-Amin.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Amin sangat mengapresiasi dan memotivasi agar kegiatan menuntut ilmu baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan lainnya. Ustadz Amin juga menerangkan bahwa di hari akhir nanti umat islam akan terpecah menjadi 73 golongan sesuai sabda Baginda Nabi Muhammad.

“Namun hanya satu golongan saja yang selamat yakni golongan ahlussunnah,” paparnya.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Berbek M Sofa mengaku sangat kagum dan salut dengan antusiasme pelajar NU yang ingin lebih dalam memahami Aswaja. 

“Harapannya mampu menumbuhkan rasa toleransi dan semangat belajar yang tinggi,” katanya.

Menurut Sofa, sebagai banom yang paling kecil di jajaran NU, sangatlah hebat para pelajar NU ingin lebih dalam memahami apa itu Aswaja. Sebab sangat jarang pemuda pemudi yang masih suka jalan-jalan, mau untuk belajar memahami tentang ajaran-ajaran agama Islam, khususnya Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). 

“Kita semua adalah orang pilihan yang memang disiapkan oleh Allah untuk menjadi pemimpin yang bisa menjaga dari kerusakan-kerusakan di dunia dengan jargon belajar,berjuang serta bertaqwa,” ujarnya dengan penuh semangat.*

Redaktur: Hafidz Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *