Nahdliyyin Diingatkan untuk Berzakat ke LAZISNU

 Nahdliyyin Diingatkan untuk Berzakat ke LAZISNU

Nganjuk | nunganjukor.id – Berzakat merupakan amal ibadah yang mulia. Selain sebagai salah satu kewajiban yang masuk dalam rukun Islam, ibadah zakat mampu menjadi solusi dan membantu kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh orang lain.

Direktur NU Care – LAZISNU Cabang Nganjuk H. Subhan Aburizal mengatakan hal tersebut saat diwawancarai NU Online Nganjuk, Jumat (30/4).

“Dalam membayar zakat, umat Islam bisa menyalurkannya sendiri kepada para mustahik yang telah ditentukan oleh ketentuan agama atau menyalurkannya melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ),” ujarnya.

Namun, lanjut dia, dalam memilih LAZ, umat Islam harus benar-benar selektif. Pasalnya, jika zakat disalurkan melalui lembaga yang tidak jelas, maka bisa jadi manfaat, tujuan mulia dari berzakat tidak akan bisa digapai.

“Jika kita berzakat kepada bukan amil zakat resmi, maka ketika zakat itu tidak diperuntukkan pada sasaran yang tepat, kewajiban zakat kita belum gugur. Namun, jika diberikan kepada amil resmi yang mendapatkan surat keputusan dari pemerintah, Baznas, atau LAZ resmi seperti LAZISNU, maka kewajiban zakat otomatis sudah ditunaikan,” jelasnya.

Direktur NU Care – LAZISNU Cabang Nganjuk ini menjelaskan, bahwa berdasarkan UU Nomor 23/2011 dan PMA Nomor 5 /2016, lembaga yang mengelola dana masyarakat harus berizin. Sehingga tidak semua lembaga boleh melakukan penggalangan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat.

“Ini menjadi dasar bagi masyarakat untuk memilih lembaga zakat yang tepat agar niat ibadah zakat   membawa maslahat dan manfaat,” ujarnya.

Alumnus UIN Sunan Kalijaga ini mengingatkan agar masyarakat peka terhadap perkembangan zaman di mana sudah banyak terjadi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diselewengkan untuk hal-hal di luar koridor zakat. Ia menyebut beberapa waktu lalu terungkap ada kelompok yang menggunakan dana ZIS untuk  membiayai jaringan terorisme.

“Seharusnya masyarakat harus paham siapa yang akan mengelola zakatnya, rekam jejak organisasinya, dan transparansi dalam pengelolaan ZIS nya, dan yakinkan mereka ada surat resmi. Khusunya warga NU zakatnya ya di LAZISNU sudah jelas legalitasnya,” ia mengingatkan.

Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad

admin

Related post