Metode An-Nahdliyah Memesona Guru TPQ di Loceret

Loceret, 3 Februari 2020

Al-Qur’an adalah kalam ilahi sebagai petunjuk dan obat. Membaca Al-Qur’an mendapatkan pahala walaupun tidak mengerti artinya.  Untuk membantu kaum Muslimin bisa membaca Al-Qur’an dengan benar dalam waktu cepat, para ulama berupaya terus menyusun berbagai metode belajar membaca Al-Qur’an. 

Pada Ahad, (2/2/2020) Forum Komunikasi Pendidikan AL-Qur’an (FKPQ) Kabupaten Nganjuk menggelar Pelatihan Mengajar Al-Qur’an Metode Annahdliyyah.

Berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Sekaran, Loceret, kegiatan tersebut diikuti oleh 300 orang Guru dan 92 Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se- Kecamatan Loceret.

Dalam sambutannya, Ketua FKPQ Kabupaten Nganjuk Ahmad Kholil, S.Ag, M.Pd., menjelaskan tujuan dari pelatihan tersebut adalah untuk standarisasi Guru TPQ dalam mengajar Al-Qur’an.

“Adapun diselenggarakan pelatihan ini untuk menstandarisasi guru TPQ dalam mengajar Al-Qur’an sesuai dengan kaidah-kaidahilmu yang ada,” jelasnya didepan para peserta yang hadir.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Sekaran Sujarwo, Kasi Kegiatan Masyarakat Kecamatan Loceret Drs. Ahmadi, dan Kyai Hasan dari LP Maarif Nganjuk yang juga selaku narasumber acara tersebut.

Terpisah, Kasi Kemas Kecamatan Loceret Drs. Ahmadi, menyampaikan kebanggaannya terhadap para Guru TPQ yang hadir. Menurutnya, berkat Guru TPQ moral anak-anak bisa tertata sejak dini.

“Saya merasa bangga terhadap gur-guru TPQ. Atas jasa dan perannya moral anak-anak dapat lebih tertata dan terjaga dari perngaruh Globalisasi. Guru TPQ adalah “Pendekar”,” imbuh Drs. Ahmadi dengan bangga.

Acarapelatiha guru TPQ Se-kecamatanLoceretiniberlangsungmulai jam 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Adapun rangkaian acara yang pertama, guru-guru TPQ diajak memperdalam dan mempraktikkan MakhorijulHuruf dengansebaik-baiknya. Setelah itu dijelaskan metode mengajar An-Nahdliyah mulai jilid 1 sampai 6.

Kyai Hasani selaku Narasum berberpesan kepada guru-guru TPQ agar jangan sampai meninggalkan wudhu sebelum mengajar, serta berperilaku sabar dalam menghadapi anak yang kondisinya bermacam-macam.

Acarapelatihanyang dilaksanakansehariiniakandilanjutkandenganpelatihanberikutnya, yaitu meningkat pada Sorogan Al-Qur’an.  (fid)

Editor : Haafidh Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *