Menuju Organisasi Ideal, PC Fatayat NU Nganjuk Gelar Workshop Renstra

Nganjuk, 19 Januari 2020

Rencana Strategis (Renstra) pada hakekatnya merupakan dokumen perencanaan suatu organisasi/lembaga yang menentukan strategi atau arahan, dan digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber daya termasuk modal dan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Renstra adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan.

Untuk menuju organisasi yang ideal, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Nganjuk  secara resmi menggelar Workshop Rencana Strategis (renstra) masa khidmat 2019-2024. Kegiatan itu digelar di Aula PCNU Nganjuk , Jali, Sukomoro, pada Sabtu (18/1/2020) kemarin. 

Ketua PC Fatayat NU Nganjuk Muamanah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyiapkan rencana kerja Fatayat NU Nganjuk secara matang dengan melihat potensi kader, peluang, asset dan kekuatan internal maupun eksternal.

“Rencana Strategis Fatayat NU Masa Khidmat 2019-2024 nantinya akan menjadi dokumen perencanaan lima tahunan PC Fatayat NU Nganjuk yang menjabarkan rencana lima tahun pertama  yang akan digelar pada saat raker  tanggal 25 Januari 2020 mendatang,” tandsanya.

Selain itu, Muamanah berharap agar Kader Fatayat NU lebih semangat dan bertanggungjawab  dalam mengemban amanah organisasi.

Kader Fatayat harus lebih semangat berorganisasi.  Kita kembangkan potensi kita. Tetap menjadi pribadi yang santun, ramah, sejuk, bermartabat di era millennial,” harapnya.

Suasana Workshop Renstra PC Fatayat NU Nganjuk

Dalam acara tersebut, tercatat terdapat 40 Peserta yang merupakan pengurus PC Fatayat NU Nganjuk. Turut hadir, Pengurus PW Fatayat NU Jawa Timur yakni  Khosiah dan Sulami yang juga menjadi faslitator dalam acara tersebut.

Terpisah, Fasilitator Workshop Khosiah, mengungkapkan jika potensi kader Fatayat NU Nganjuk banyak. Menurutnya, jika digali lebih dalam akan muncul banyak potensi yang muncul.

“Fatayat Nganjuk punya beragam potensi , sementara potensi yang sudah berkembang adalah di bidang dakwah dan kesehatan. Potensi yang lain akan muncul setelah kita kaji lebih lanjut di workshop Renstra ini,” ungkapnya.

Editor : Haafidh Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *