Melalui Gemblengan, Pelajar NU MA Al-Hidayah Hendak Lahirkan Kader Militan

 Melalui Gemblengan, Pelajar NU MA Al-Hidayah Hendak Lahirkan Kader Militan

Baron | nunganjuk.or.id – Puluhan pelajar dari MA Al-Hidayah, Baron antusias mengikuti Gemblengan Pelajar Inti Nahdlatul Ulama (Gempita). Gempita merupakan acara penanaman ajaran dan wawasan keaswajaan yang dikemas dalam bentuk outbond, sehingga disukai para pelajar.

Acara ini digelar oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MA Al Hidayah pada Rabu-Kamis (10-11/3/2021).

Untuk menjadi peserta pada acara yang di gelar di area MA Al-Hidayah ini diharuskan sudah lulus DIKLATAMA (Pendidikan dan Latihan Pertama) CBP IPNU-KPP IPPNU.

 “Agenda yang penting dan bagus untuk menggembleng generasi muda penerus perjuangan NU dan membentuk kader-kader yang tangguh,” tutur Kepala MA Al-Hidayah S. Wahibah.

Hadir dalam kegiatan ini, Komandan DKC CBP IPNU Nganjuk Sholikin, Komandan DKAC CBP IPNU Baron Shihab dan Pembina PK IPNU-IPPNU MA Al Hidayah Wahyu Ir.

Sementara itu, Pembina PK IPNU-IPPNU Wahyu Ir, menerangkan jika kalau CBP-KPP merupakan pandu Pelajar Nahdlatul ulama yang memiliki sejarah perjuangan mengusir penjajah

“Selain pandu Ansor yang sekarang menjadi GP Ansor, di NU juga ada pandu untuk pelajar yakni CBP-KPP yang sejarahnya gemilang untuk Negara, sejarah mengangkat senjata untuk harkat dan martabat bangsa, dulu disebut CBP dan CBP-wati. Kalau bukan kita yang membesarkan dan melestarikan, lalu siapa lagi,” terangnya.

Terpisah, Komandan DKC CBP IPNU Nganjuk Sholikin, menambahkan jika CBP IPNU merupakan wadah untuk membentuk kader pelajar yang tangguh calon pribadi yang berguna untuk masyarakat kelak.

“CBP IPNU merupakan wadah yang tepat bagi pelajar yang mendedikasikan dirinya sebagai pribadi yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat. CBP IPNU lebih mengedepankan bukti, lebih banyak aksi daripada teori,” tegasnya.

Acara berlangsung full time dengan sedikit istirahat dan berbagai aspek latihan, seperti latihan protokoler upacara, latihan terjun sosial kemanusiaan, latihan membuat konsep acara, latihan trainer outbond dan sebagainya. Peserta bersemangat dan komplit dari awal pembukaan hingga penutupan.

Kontributor: Kazekage
Editor: Adnan Aly

Digiqole ad

admin

Related post