MAKING INDONESIA 4.0 MENJADI TRENDING TOPIC DALAM “GEBYAR PASAR RAKYAT MUSLIMAT NU” DI TULUNGAGUNG

Making Indonesia 4.0 menjadi trending topic dalam Gebyar Pasar Rakyat Muslimat NU di GOR Lembu Peteng Tulungagung pada Minggu (29-9-2019). Momen ini sekaligus digunakan untuk memperingati Harlah ke-73 Muslimat NU dan Hari Jadi ke- 814 Kabupaten Tulungagung.

Istilah yang dilontarkan oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa ini, mendapat perhatian khusus dari hadirin. Di samping merupakan istilah baru yang membutuhkan pemaknaan yang tidak gampang, dari segi pelafalan pun juga agak sulit.

Mengutip dari Situs Kemenperin (Kementerian Perindustrian), Making Indonesia 4.0 atau Making Indonesia Four Point Zero merupakan stategi RI untuk masuk ke dalam revolusi industri ke-4 sebagai sebuah roadmap (peta jalan) yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era industri 4.0. Sedangkan Revolusi Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pemaknaan yang lebih gampang adalah menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.

Lebih lanjut, Ibu Khofifah menjelaskan bahwa hidup di era kini, digital IT merupakan sebuah kebutuhan hidup, yang harus kita ikuti seiring perkembangan teknologi itu sendiri. Bagaimana teknologi informasi itu masuk dalam kehidupan kita mengubah setiap sendi kehidupan.

Kehadiran Ibu Khofifah sekaligus menutup rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama 5 hari sejak 25 September lalu yang telah dibuka oleh Bupati Tulungagung, Bapak Drs. H. Maryoto Birowo, M.M. pada pukul 13.00.

Sebelumnya telah digelar berbagai kegiatan, mulai lomba merawat jenazah, Senam Islam Nusantara, dan mewarna.

Kabupaten Tulungagung bisa berbangga dengan penganugerahan Rekor Muri Nasi Lodo Ayam Suwir Pincuk Daun Pisang sebanyak 9.738 pincuk + 14 tumpeng dan dicatat Muri sebagai rekor ke-9.999. Tercatat sudah 8 kali Kabupaten Tulungagung mendapat Rekor Muri.

Tak ketinggalan, jajaran PC Muslimat NU Nganjuk hadir dalam acara tersebut. “Kita akan mengusung hal-hal baru yang tidak kita dapati di Nganjuk, yang nantinya akan menjadi nilai lebih yang dapat kita jadikan alat pemacu ke arah kemajuan muslimat Nganjuk,” jelas Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Nganjuk, Ibu Sri Minarni S.Pd. sesaat sebelum acara usai.

(Red/Yayuk Winarti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *