“Makan Minum Gratis” Smart Program LAZISNU Kertosono

Kertosono | nunganjuk.or.id – Sejumlah ikhtiar dilakukan untuk membantu warga kelas bawah yang sangat terdampak dari mewabahnya virus Corona. Kegiatan penyemprotan dan sejenisnya sudah dilakukan di berbagai tempat demi memastikan bahwa vitrus dapat dikarantina.   

Permasalahan bukannya telah selesai karena imbas Covid-19 berikutnya adalah tertutupnya income warga. Hal tersebut terjadi lantaran warga tidak diperkenankan keluar rumah, sehingga membuat ekonomi masyarakat menjadi lesu.  

Secercah harapan muncul lantaran NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kertosono, Nganjuk Jawa Timur memiliki program Jumat Berkah yang salah satunya adalah memberikan makan dan minum gratis. 

“Ini menjadi program unggulan NU Care-LAZISNU Kecamatan Kertosono Nganjuk yang kegiatannya adalah membagikan makanan dan minuman gratis di area jalan Gatot Subroto Kertosono,” kata Koordinator Program, Muhlisin, Jumat (18/9/2020).   

Dirinya menambahkan target dari program makan minum gratis (Mamitis) adalah masyarakat sekitar. Dari mulai tukang becak, kuli bangunan, pedagang pasar dan tukang sampah.  

Dikatakannya, program tersebut dijalankan rutin setiap Jumat Pagi dengan dibantu sejumlah donatur yang 80% tidak menyebutkan namanya.

“Bahkan ada yang dari Pengurus Muhammadiyah,” bebernya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, khususnya warga yang menerima manfaat dari program ini.  

Karena itu dirinya akan mengembangkan program ini di sejumlah lokasi lain. Karena untuk Nganjuk sendiri setidaknya ada 20 kecamatan yang tentu saja kebutuhannya terkait hal ini sama.  

“Kami berharap kegiatan ini dapat istiqamah dan bisa dilanjutkan sekaligus diduplikasi di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk,” ungkapnya.  

Pada saat yang sama, dirinya berharap partisipasi sejumlah kalangan, khususnya mereka yang memiliki penghasilan lebih untuk turut peduli.  

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi syiar bagi kalangan kaya membantu yang kurang mampu,” tutupnya.   

Redaktur: Hafidz Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *