Kreasi di Tengah Pandemi, Dialog Online PAC IPNU IPPNU Sukomoro

Sukomoro | nunganjuk.or.id – Pandemi Covid-19 yang kian merebak tak hentikan kegiatan PAC IPNU IPPNU Sukomoro. Bahkan, para pengurus mengambil tindakan dengan gelar kegiatan via daring. Acara bertajuk Dialog Online dengan tema Bijak Bersosmed Cegah Kepanikan Pandemi Covid-19, sukses terlaksana pada Jumat (10/04/2020) malam.

Teknis kegiatan memanfaatkan media Sosial whatsapp group, sehingga tidak perlu mengerahkan massa dalam satu lokasi.

Luluk Rohanida selaku ketua PAC IPPNU Sukomoro menjelaskan latar belakang pemilihan tema, sebab seiring bertambahnya informasi-informasi yang saling simpang siur mengenai wabah Covid-19, berpotensi membuat kepanikan masyarakat.

“Tidak sedikit dari mereka yang tidak mengetahui bahwa informasi yang mereka dapatkan itu merupakan informasi hoax ataupun fakta,”, kata Rekanita Luluk.

Sementara narasumber pada acara ini, langsung dari Tim Redaksi NU Online Nganjuk, yakni Hafidz Yusuf selaku Pimpinan Redaksi NU Online Nganjuk, dan Moh.Maftuhul Khoir Kepala Divisi Liputan NU Online Nganjuk.

Selanjutnya, peserta Dialog Online mengikuti dari tempat masing-masing sejak pukul 19.00 WIB. Peserta terdiri dari jajaran Pengurus Banom NU di tingkat PAC Sukomoro baik Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU IPPNU, dan peserta dari luar Sukomoro.

Antusias partisipasi peserta, mampu mengikuti dan menyimak materi dari narasumber hingga akhir sesi tanya jawab. Sehingga melontarkan sejumlah pertanyaan yang terjawab dengan tuntas.

Shofi Qurrotul Fuadah, salah satu peserta dari luar Sukomoro memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Saya sangat tertarik sekali untuk ikut bergabung didalamnya. Banyak sekali materi yang saya dapatkan, mulai dari bagaimana cara tepat cepat tanggap covid-19, hingga bagaimana cara struktural dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, dengan cara gemar menulis.”, ungkap Shofi Ketua PAC IPPNU Loceret.

Harapan kedepan PAC IPNU IPPNU Sukomoro, dapat melaksanakan Dialog Online lagi dengan tema dan narsumber yang menarik, serta jumlah kuota peserta lebih banyak. Sehingga dapat menjadi inspirasi PAC maupun PKPT yang ada di Nganjuk.(lr)

Kontributor: Luluk Rohanida
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *