Konveksi ABILA Kertosno Produksi Ribuan Masker berlogo NU

Kertosono | nunganjuk.or.id – Beberapa waktu yang lalu, juru bicara pemerintah penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengumumkan bahwa pemerintah tengah menggalakkan program ‘masker untuk semua’. Program tersebut senada dengan imbauan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, CDC, yang menganjurkan untuk memakai masker bagi semua orang yang hendak keluar rumah. 

Awalnya, organisasi kesehatan dunia, WHO, maupun CDC tidak menyarankan untuk menggunakan masker jika tidak sakit atau tidak bekerja di tempat yang berpotensi tinggi untuk terpapar penyakit. Namun berbagai penelitian terbaru tentang perkembangan virus corona atau COVID-19 menyatakan bahwa dikhawatirkan ada kelompok yang tanpa disadari rentan menyebarkan virus corona. 

Dalam rangka menanggulangi penyebaran virus corona tersebut, Konveksi ABILA (Anak Binaan Lazisnu) NU Care – LAZISNU Kertosono tak menyia-nyiakan waktunya untuk  memproduksi ribuan masker.

Ketua NU Care – LAZISNU Kertosono, Hj. Ni’matirrohmah, mengungkapkan mesin jahit yang digunakan adalah dari program Zakat Produktif NU Care – LAZISNU Kertosono.

“Mesin jahit yang digunakan menjahit masker ini dari program zakat produktif yang diberikan kepada tujuh orang wali dari Anak Binaan Lazisnu,” ungkapnya kepada nunganjuk.or.id, Selasa (14/4).

Dalam sehari, Konveksi Abila dapat meproduksi sebanyak 50 masker kain berlogo NU dan telah memproduksi sejumlah 1000 masker untuk MWC NU Kertosono dan 2000 masker untuk PCNU Nganjuk.

“Para penjahit hanya mendapat profit untuk biaya listrik, selebihnya untuk kain dan tenaga mereka lakukan dengan sukarela dengan niat membantu menanggulangi wabah corona,” papar Ibu yang juga Pengurus Wilayah Lembaga Kesehatan NU Jatim ini .

“Semoga sedekah mereka mendapat ridho dari Allah wasilah masker yang mereka produksi, amin,” harapnya. (fid)

Redaktur/Editor : Hafidz Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *