Konsumsi Enthung Haram, Begini Penjelasan Kyai Marzuki Mustamar.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar mengungkapkan, banyak orang belum paham membedakan makanan halal atau haram. Hal ini diungkapkannya lewat pembukaan Rumah Potong Ayam (RPA) PT. Trijaya Lestari Food, Lengkong, Nganjuk, Sabtu (22/12/2018).

Dalam tausyahnya, Kiyai pengasuh Pondok Pesantren Gasek, Malang tersebut menyampaikan, syarat sahnya penyembelihan hewan adalah yang menyembelih muslim, dan menyembelihnya dengan membaca bismillah. 

“Mengkonsumsi hewan selain hewan yang disembelih hukumnya haram kecuali belalang dan ikan. Jika memakan hewan selain hewan yang disembelih maka sama saja memakan bangkai”. tuturnya didepan ratusan hadirin yang hadir. 

Karena saat ini di Kabupaten Nganjuk marak orang yang mengkonsumsi “enthung” atau kepompong, hal tersebut ternyata memancing hadirin bertanya secara spontan, 

“hukumnya memakan enthung bagaimana Kyai?” tanya hadirin. 

Dengan tanpa basa-basi Kyai Marzuki menjawab, 

“Bekicot, Laron, Tawon, Enthung, haram. Ora usah takon dalil. Manut o NU.” tegasnya disertai riuh tawa dan tepuk tangan hadirin.

(red/Haafidh) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *