Konfercab XV PC PMII Nganjuk, Sekaligus Deklarasi Komisariat Baru

Nganjuk, 25 Januari 2020

Anggota dan Kader PMII Nganjuk kompak hadiri Konferensi Cabang PC PMII Nganjuk ke XV, di Gedung PC NU Nganjuk Kecamatan Sukomoro, pada Ahad siang ini (25/01). Selain Konfercab XV, momentum kali ini menjadi deklarasi komisariat persiapan Jaya Stamba, yang baru saja terbentuk. Total, Konfercab XV PC PMII Nganjuk diikuti oleh 3 (2 definitif 1 persiapan) komisariat PMII, serta 5 rayon PMII.

Novia Novitasari Ketua PC PMII Nganjuk berikan sambutan, dirinya menyampaikan bahwa momentum Konfercab bukanlah hanya milik pengurus cabang, namun momentum untuk semua kader PMII belajar bersama.

“Bukan sekedar agenda pengurus cabang, mari belajar sahabat di acara kita bersama. Kehadiran kalian akan menentukan arah PC PMII kedepan.”, tandas Novita.

Hadir pula Sholihul Hadi, selaku ketua Mabincab PMII Nganjuk. Ketua PC PMII Nganjuk pertama tersebut berbagi pengalamannya 20 tahun lalu, ketika pertama kali mengadakan Konfercab di Nganjuk. Diselingi candaan, Hadi juga berikan motivasi agar para kader sukses menjadi pemimpin masa depan, serta memanfaatkan masa mahasiswa untuk berorganisasi, berimprovisasi, dan berkreasi.

“Meningkatkan kapasitas diri dengan tetap aktif kuliah dan kegiatan organisasi, kader PMII nakal sedikit pantes aja kok.”, candanya.

Lanjut Hadi juga berpesan untuk mensolidkan barisan, sebab kebenaran yang tidak terorganisir akan kalah dengan kebathilan yang terorganisir. Begitupun bagi calon alumni, Hadi berharap dapat berkiprah dimanapun.

“Aktif dimana saja, seperti Banom NU yang baru ini, yakni Pergunu yang memimpin juga alumni PMII,”, kata Hadi berikan apresiasi Aziz Kabul Budiono yang berada disampingnya.

Sementara itu, sesi sambutan terakhir dari Lukman El Hakim dari PKC PMII Jawa Timur, sekaligus resmikan pembukaan Konfercab XV PC PMII Nganjuk. Lukman bertugas menggantikan Abdul Ghoni ketua PKC yang berhalangan hadir sebab sedang acara ke Jakarta.

Menurut Lukman, Konfercab bukan hanya pemilihan ketua PC dan ketua Kopri, namun ada nilai, baik kaderisasi, advokasi, beradu gagasan, dan menyatukan gagasan tersebut. Lukman berpesan agar menjaga komunikasi yang intens dengan senior, tidak hanya ketika butuh. Dirinya juga singgung terkait tema dan terkait candaan nakal Sholihul Hadi bahwa kader PMII wajar jika nakal,

“Kalau tidak nakal malah bukan PMII namanya, tentu dalam tanda kutip, nakal dalam hal eksplorasi analisis, intelektualitas, dan gerakan. Bukan nakal tidak sholat dan kuliah.”, terangnya ramah.

Kegiatan pembukaan berjalan lacar, Aziz Kabul Budiono yang juga pernah menjabat ketua PC PMII Nganjuk memimpin do’a penutup.

Hingga berita ini dirilis, kegiatan Konfercab XV PC PMII Nganjuk masih berlanjut dengan persidangan-persidangan.(tuh)

Redaktur/ Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *