Jasa Marga Terapkan Buka Tutup Akses MBZ untuk Mencegah Penumpukan Kendaraan

Jakarta – Rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup akses pada Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) diterapkan oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) pada hari Minggu. Kebijakan ini diambil berdasarkan diskresi kepolisian, sebagai respons terhadap lonjakan kepadatan kendaraan yang terjadi di jalur tersebut.
Penerapan Sistem Buka Tutup Akses MBZ
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa sejak pagi hari pukul 09.10 WIB, akses masuk ke ruas Jalan Layang MBZ yang menuju Cikampek kembali diterapkan sistem buka tutup. Langkah ini diambil untuk meredakan kemacetan yang terjadi di lokasi tersebut.
Tujuan dari skema buka tutup ini adalah untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di titik pertemuan antara Jalan Layang MBZ dan jalur Tol Jakarta-Cikampek yang sudah ada. Dengan cara ini, diharapkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas dapat terjaga dengan baik.
Pengawasan dan Pengaturan Lalu Lintas
Pihak PT JJC bersama dengan kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas secara situasional. Akses jalan akan dibuka kembali setelah situasi lalu lintas dinyatakan normal dan terkendali.
Data Lalu Lintas Terkini
Menurut data lalu lintas harian, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ mengalami peningkatan signifikan pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret. Peningkatan ini tercatat mencapai 76,43 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal harian.
Secara spesifik, tercatat sebanyak 53.366 kendaraan meninggalkan Jakarta, meningkat tajam dari angka normal yang hanya 30.247 kendaraan. Lonjakan volume kendaraan ini terlihat sepanjang hari, dengan tingkat peningkatan yang bervariasi antara pagi, siang, dan malam.
Rincian Peningkatan Volume Kendaraan
Berikut adalah rincian peningkatan volume kendaraan selama periode tersebut:
- Pagi hari: Meningkat sebesar 35,69 persen
- Siang hari: Meningkat sebesar 88,21 persen
- Malam hari: Meningkat paling signifikan, yaitu 195,81 persen
Dari arah Jakarta, volume kendaraan yang tercatat mencapai 26.985 kendaraan, menunjukkan stabilitas dengan sedikit penurunan sekitar 0,65 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang berada di angka 27.161 kendaraan.
Total Kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di ruas Jalan Layang MBZ dari kedua arah mencapai 80.351 kendaraan. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada arah yang meninggalkan Jakarta selama periode Hari Raya Idul Fitri.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Pihak PT JJC terus mengimbau kepada pengguna jalan yang melintasi ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi yang baik serta memenuhi kebutuhan daya listrik dan bahan bakar minyak sebelum berangkat.
Selain itu, penting bagi pengemudi untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Dengan demikian, perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman hingga mencapai tujuan.
Informasi Terkini dan Layanan Pelayanan Tol
Pengguna jalan juga dianjurkan untuk mengakses informasi terkini mengenai lalu lintas serta permintaan pelayanan jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133. Selain itu, informasi juga dapat diperoleh melalui Twitter di akun @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.
Dengan penerapan sistem buka tutup akses MBZ, diharapkan kepadatan kendaraan dapat diminimalisir dan kelancaran lalu lintas di jalur ini dapat terjaga. Ini adalah langkah proaktif yang diambil oleh PT JJC bersama kepolisian untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
➡️ Baca Juga: Alcaraz Melaju Lancar di Indian Wells, Draper Sukses Menyingkirkan Djokovic
➡️ Baca Juga: Britney Spears Diamankan Polisi, Mantan Suami Berikan Pembelaan



