Jalankan Amanat Konferensi Periodik, MWC NU Tanjunganom Gabung Musker dengan Pelantikan Pengurus Ranting NU

Tanjunganom, 05 November 2019

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tanjunganom gelar kegiatan Musyawarah Kerja yang bertempat di kantor MWC NU Tanjunganom, pada hari Sabtu (02/11) lalu. Musker ini merupakan kegiatan yang diamanahkan Konferensi Periodik pada tanggal 2 Desember 2018 lalu. Musker kali memang beda dengan musker yang pernah dilaksanakan sebelumnya, yakni dibarengkan dengan kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus ranting NU se Kecamatan Tanjunganom periode 2019 – 2024.

Kegiatan Musker diawali dengan opening ceremony yang dihadiri oleh Pengurus Cabang NU Nganjuk, Forbimcam, Pengurus MWC NU Tanjunganom, pengurus MWC NU dari kecamatan sekitar, pengurus ranting se kecamatan Tanjunganom, pengurus Muslimat dan Fatayat, pengurus Banom NU kecamatan Tanjunganom dan para tamu undangan. Tak lupa pula kegiatan musker dimeriahkan grop sholawat Kiai Anom Kusumo dari kelurahan Warujayeng.

KH. Shofatul Anam selaku Rois Syuriah MWC NU Tanjunganom dalam iftitahnya menjelaskan sekitar 10 tahun silam MWC NU Tanjunganom bisa menjadi barometer kegiatan-kegiatan MWC di kabupaten Nganjuk, maka dari itu dengan semangat Musker 2019 ini. Selain itu, beliau juga mengajak semua pengurus mulai dari MWC sampai pengurus Ranting NU merapatan barisan lagi, dan meningkatkan gerakan koin karena ini menjadi syiar kita di Nahdlatul Ulama dan juga bisa menjadi gerakan kemandirian ummat.

“Mari kembalikan MWC Tanjunganom sebagai barometer MWC-MWC lain di kabupaten Nganjuk.”, tegasnya.

Sementara itu, KH. Drs. Bisri Hisyam mengisi sambutan dari PC NU Nganjuk dengan mengajak para pengurus mulai dari MWC sampai pengurus ranting meningkatkan konsolidasi, karena NU sekarang menghadapi tantangan-tantangan yang luar biasa hebatnya. Lanjut Kyai Bisri juga menyampaikan pasca pelaksanaan musker ini maka pengurus harus tetap semangat dalam menjalankan agenda-agenda MWC NU bagi pengurus MWC dan kegiatan-kegiatan rutin di ranting harus tetap dilestarikan dan ditingkatkan kembali dengan berbagai inovasi kegiatan.

“Informasi dan teknologi modern harus bisa kita kuasai karena mereka diluar sana sudah jauh melakukan itu.”, tutur Kyai yang kini menjabat ketua Tanfidhiyah PC NU Kabupaten Nganjuk.

Opening ceremony selesai pada pukul 12.05 WIB dan dilanjutkan IMASHO sampai pukul 13.30 WIB. acara dilanjutkan dengan sidang komisi yang meliputi komisi Organisasi, Komisi Program dan Komisi Rekomendasi. Peserta dalam komisi organisasi adalah semua sekretaris pengurus ranting dan didampingi oleh sekretaris MWC NU Tanjunganom. Komisi Program yang didampingi oleh Nasikhul Khoiri dengan peserta semua tanfidhiyah, bendahara dan banom di MWC Tanjunganom. Komisi yang ketiga yaitu komisi Rekomendasi didampingi oleh Musholin dengan peserta sidang adalah semua syuriah dari pengurus ranting. Dari masing sidang komisi membahas waktu pelaksanaan kegaitan dan anggaran biaya yang dibutuhkan. Sidang komisi selesai pada pukul 15.35 WIB dan dilanjutkan dengan pleno sidang komisi yang disampaikan oleh masing-masing komisi yang dipimpin oleh sekretaris MWC NU Tanjunganom Bapak Bahron Muis. Dari semua hasil sidang komisi sudah disampaikan dan disepakati oleh semua peserta sidang pleno komisi. Pleno komisi berakhir pada pukul 16.45 WIB dan langsung istirahat sampai pukul 18.30 WIB untuk dilanjutkan kegiatan pelantikan pengurus ranting se kecamatan Tanjunganom.

Tepat pukul 19.00 lantunan sholawat dari grop hadrah IPNU Tanjunganom sudah meramaikan kantor MWC NU Tanjunganom. Peserta pelantikan pengurus ranting ini diwakili oleh Rois Syuriah, ketua tanfidhiah, sekretaris dan bendahara dari masing masing desa/ kelurahan di kecataman Tanjunganom. Jumlah peserta yang dilantik ada 63 orang yang 1 orang berhalangan hadir, desa yang ikut dilantik yaitu Kedungombo, Getas, Malangsari, Sonobekel, Wates, Ngadirejo, Sumberkepuh, Sidoharjo, Kampungbaru, Jogomerto, Kedungrejo, Banjaranyar, Sambirejo, Demangan, Kel. Tanjunganom dan Kel. Warujayeng. Pelantikan dipimpin langsung oleh Rois Syuriah PC NU Kabupaten Nganjuk, KH. Ali Musthofa Said. Semua pengurus ranting yang dilantik mengikuti pembacaan naskah sumpah janji dengan penuh hikmah.

Setelah pengucapan sumpah janji pelantikan pengurus ranting NU dilanjutkan dengan sambutan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat kepada pengurus ranting yang baru saja dilantik, dan tantangan yang dihadapi pengurus ranting adalah sangat terasa dibidang teknologi informasi. Bahwa pengurus harus bisa mengikuti perkembangan zaman, karena semua informasi masuk dalam teknologi modern berupa smartphone.

Di akhir sambutan KH. Ali Musthofa Said adalah memberikan semangat agar tetap bisa berhidmah di NU yang pada akhirnya diaki menjadi santri Mbah KH. Hasyim Asy’ari. Acara ditutup sekaligus dengan doa yang langsung dipimpin KH. Ali Musthofa Said. Hingga akhir, pelaksanaan kegiatan bisa berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun.

Kontributor: Ibnu Ishak
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *