Pelajar NU Rejoso Khataman Quran dan Buka Puasa Bersama

Rejoso | nunganjuk.or.id – Dalam rangka semarakkan syiar bulan Suci Ramadhan, PAC IPNU – IPPNU Rejoso berlomba-lomba untuk meningkatkan semangat dalam belajar dan beribadah. Semangat ini ditunjukkan dengan melaksanakan Ngaji setiap minggu pagi yang diisi oleh KH. Ahmad Ibnu Ro’is Al Maqbul selaku Syuriah MWCNU Rejoso, di Masjid An – Nur Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso.

Guna meningkatkan keimanan dan mengharap turunnya rahmat Allah SWT di bulan Suci Ramadhan, Ketua IPNU PAC Rejoso menggagas memaksimalkan amalan dan kebaikan di bulan suci ini dengan Khotmil Qur’an.

Untuk itu, Rekan Fahrizal ketua IPNU PAC Rejoso mengadakan Khotmil Qur’an sampai dengan khatam, pada hari Minggu, (17/05/2020), Ba’da duhur sampai dengan waktu berbuka puasa di kantor MWC NU Kecamatan Rejoso.

Dengan kegiatan Khotmil Qur’an, Insyaalah kita bisa menang dan amalan untuk Akhirat karena amalan untuk Dunia belum bisa dimenangkan oleh Semua orang.

Seluruh anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rejoso diharapkan dapat ikut serta pada acara Khotmil Qur’an ini.

Di dalam Hadist Nabi berpesan keutamaan Mengkhatamkan Al – Qur’an yakni :

Dari Ibnu Abbas r. a., beliau mengatakan Ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw.

“Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah? ” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab “yaitu yang membaca Al-Qur’an dari Awal hingga akhir. Setiap Kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi).

Untuk menjadi insan terbaik adalah karena mereka memiliki minat yang sangat besar terhadap Al-Qur’an. Sayid Qutub dalam bukunya Ma’alim Fii Ath-Thariq menyebutkan tiga faktor yang menjadi rahasia mencapai generasi terbaik yaitu Pertama karena mereka menjadikan Al-Qur’an sebagai satu-satunya sumber pegangan hidup, Kedua, membacanya untuk diamalkan sesuai yang diinginkan Allah dalam kehidupan dan Ketiga, menjadikan Al-Qur’an sebagai titik tolak perubahan.

“Kegiatan Khotmil Qur’an ini diharapkan dapat menjadi tradisi ibadah yang dilakukan sebelum berbuka puasa.” Ujar Dina Tia Waka Orsebud.

Do’a Khotmil Qur’an dan penutup Majelis Oleh Pak Rohmad Udin, yang diikuti oleh seluruh hadirin buka puasa bersama.

Kontributor : Dina Tia Fatikasari
Editor : Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *