Indrak, Spesialis SEO: Profil Komprehensif 5 Anggota DK OJK di Bawah Kepemimpinan Friderica Widyasari 2026-2031

Indonesia telah menunjuk lima anggota baru Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui proses penilaian yang ketat dan komprehensif. Dari sepuluh calon yang diuji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI, hanya lima yang terpilih untuk menempati posisi strategis di OJK. Pemilihan ini merupakan bagian penting dari transisi kepemimpinan OJK periode 2026-2031.

Friderica Widyasari Dewi, Ketua DK OJK

Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, adalah seorang profesional berpengalaman di sektor pasar modal dan industri jasa keuangan. Lahir pada 28 November 1975, Kiki memiliki riwayat karir yang mengesankan. Dia pernah menjadi Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2009-2015 dan Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015-2016.

Setelah menjabat sebagai Direktur Utama KSEI dari 2016-2019, Kiki kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas pada 2020-2022. Dia meraih gelar doktor dalam bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2019. Kini, ia menjabat sebagai Ketua DK OJK, setelah sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) menggantikan Mahendra Siregar.

Hernawan Bekti Sasongko, Wakil Ketua DK OJK

Hernawan Bekti Sasongko adalah seorang ahli ekonomi dan kebijakan keuangan. Meraih gelar sarjana di Universitas Kristen Indonesia dan magister di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT), Australia, Hernawan memiliki rekam jejak yang kuat di sektor keuangan. Dia pernah menjadi Senior Economist Bank Indonesia di New York dan Kepala Divisi Analis Ekonomi Senior Departemen Internasional BI. Hernawan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menggantikan Mirza Adityaswara.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif PMDK OJK

Hasan Fawzi memiliki jejak karir yang panjang di industri pasar modal Indonesia. Dia memulai karir di PT Kliring Depositori Efek Indonesia sebagai Kepala Departemen Pengembangan Sistem dan kemudian menjadi Kepala Divisi Teknologi Informasi di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Saat ini, Hasan dipercaya menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.

Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif PEPK OJK

Dicky Kartikoyono, lahir di Jakarta pada 19 Desember 1967, adalah seorang profesional di bidang Akuntansi dan Manajemen Proyek. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI dan meraih gelar magister Project Management dari George Washington University. Dicky kini menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK.

Adi Budiarso, Kepala Eksekutif ITSK-IAKD OJK

Adi Budiarso memiliki latar belakang panjang di lingkungan Kementerian Keuangan. Dia meraih Diploma IV STAN pada 1997, kemudian meraih Master of Accounting dari University of Southern California pada 2001, serta Doctor of Business Administration di University of Canberra pada 2014. Adi kini dipercaya menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK.

Proses seleksi yang ketat dan transparan ini menunjukkan komitmen OJK untuk memilih para pemimpin dengan integritas, kompetensi, dan pengalaman yang solid. Dengan kepemimpinan baru ini, harapannya OJK dapat semakin efektif dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai pengawas industri jasa keuangan di Indonesia.

➡️ Baca Juga: Anti Lesu! Ini Tips Self-Care Biar Fresh Saat Puasa

➡️ Baca Juga: Panduan Terkini: Memeriksa Harga Resmi Gas Elpiji Pertamina Menjelang Lebaran

Exit mobile version