Harlah NU 97, Ranting NU Tempuran Gelar Pengajian Umum

Ngluyu, 18 Maret 2020

Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas harlah NU ke-97 dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pengurus Ranting NU Desa Tempuran, Ngluyu menggelar doa bersama dan pengajian umum di Balai Desa Tempuran, Ngluyu pada Selasa (17/3) malam.

Turut hadir dalam acara tersebut, penceramah KH. Masyrukhan, Pengurus MWC NU Ngluyu beserta Banom, Lembaga NU serta ratusan Nahdliyyin se-Kecamatan Ngluyu

Ketua Pelaksana Juzianto, mengungkapkan acara tersebut bertujuan selain Isra Mi’raj dan Harlah NU 97 adalah untuk mendoakan Bangsa Indonesia selamat dari segala bentuk penyakit.

“Kita berserah diri dan berdoa bersama semoga penyakit apapun yang ada di Indonesia segera berakhir,” harapnya.

Selain itu, Ketua LAZISNU Ngluyu ini juga mengajak kepada seluruh warga Nahdliyyin se-Kecamatan Ngluyu untuk jangan takut menghadapi Virus NCOVID-19.

“Mari kepada semua Nahdliyyin, kita senantiasa menjaga kebersihan diri agar tidak tertular Virus NCOVID-19,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Kiai Masyrukhan, Isra’ Mi’raj merupakan sebuah peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah hidup Rasulullah SAW, yakni sebuah perjalanan  dari Masjid  Haram di Makkah menuju Masjid  Aqsa di Jerusalem, lalu dilanjutkan dengan perjalanan vertikal atau mi’raj dari Qubbah As Sakhrah menuju ke Sidrat al Muntaha sebagai akhir penggapaian. Peristiwa ini terjadi antara 16 hingga 12 bulan sebelum Rasulullah SAW diperintahkan untuk melakukan hijrah ke Yatsrib atau Madinah.

“Setidaknya ada 18 peristiwa aneh ditunjukkan Malaikat Jibril sebagai pendamping Nabi saat Isra’. Ini sebagai gambaran umatnya,” jelasnya. 

Salah satunya Nabi diperlihatkan laki-laki memukuli badannya sampai hancur. Namun bisa pulih sendiri kemudian dia menyiksa dirinya kembali secara terus menerus.

“Ini sebagai gambaran siksaan orang yang dalam hidupnya meningalkan shalat lima waktu. Maka dari itu shalat harus dilaksanakan. Jangan sampai diabaikan,” ungkapnya.

Kegiatan pengajian selesai terlaksanakan dengan penutupan doa, dan diiringi oleh pembawa acara mempersilahkan kepada jamaah makan bersama. (bay)

Kontributor : Indra Bayu
Editor : Hafidz Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *