Pada tahun 2025, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil mencapai pencapaian keuangan yang sangat menggembirakan, menandai langkah signifikan dalam perjalanannya menuju profitabilitas yang berkelanjutan. Laporan tahunan yang dirilis menunjukkan bahwa perusahaan ini berhasil mencatatkan EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) sebesar Rp 2 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya dalam kisaran Rp 1,8 triliun hingga Rp 1,9 triliun. Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan strategi transformasi yang dijalankan oleh manajemen GoTo, yang berfokus pada pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, efisiensi biaya, dan optimalisasi operasional.
Tren Positif dalam Kinerja Keuangan
Kinerja kuartal keempat tahun 2025 juga menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan EBITDA grup yang disesuaikan meningkat 106% menjadi Rp 672 miliar, dibandingkan dengan Rp 326 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan yang signifikan ini mencerminkan momentum positif yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis GoTo, yang didorong oleh meningkatnya adopsi layanan oleh konsumen serta efisiensi operasional yang semakin baik.
Secara keseluruhan, pendapatan bersih Grup GoTo pada tahun 2025 meningkat 24% year on year (YoY) menjadi Rp 18,3 triliun secara proforma. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan jumlah pengguna bertransaksi tahunan (Annual Transacting Users) yang mencapai 66 juta, naik 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspansi basis pengguna ini menunjukkan bahwa layanan GoTo semakin relevan dan diminati masyarakat, serta kemampuan perusahaan dalam menarik dan mempertahankan pelanggan di tengah persaingan yang ketat.
Detail Pertumbuhan Pendapatan
Faktanya, pendapatan bersih Grup GoTo naik 15% menjadi Rp 18,32 triliun, meningkat dari Rp 15,89 triliun pada tahun sebelumnya. Khusus untuk kuartal keempat, pendapatan bersih GoTo juga mengalami kenaikan 19% menjadi Rp 5,03 triliun, dibandingkan dengan Rp 4,23 triliun pada kuartal empat tahun 2024. Angka-angka ini memberikan gambaran yang jelas tentang pertumbuhan organik yang kuat di seluruh lini bisnis GoTo, serta kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan.
Strategi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, mengungkapkan keyakinannya bahwa pertumbuhan laba akan terus berlanjut di seluruh lini bisnis Financial Technology dan On-Demand Services sepanjang tahun 2026. Optimisme ini didasarkan pada strategi yang berfokus pada inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta ekspansi ke segmen pasar baru.
“Untuk unit usaha On-Demand Services, kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat pada paruh kedua tahun ini seiring peningkatan kemampuan kami dalam melayani segmen mass market dengan lebih baik,” ungkap Hans dalam keterangannya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa GoTo berencana untuk memperluas jangkauan layanannya ke segmen konsumen yang lebih luas, dengan fokus pada penyediaan solusi yang terjangkau dan mudah diakses.
Hans menambahkan, “Kami akan tetap fokus memberikan solusi nyata sesuai kebutuhan konsumen, baik di segmen affluent maupun mass market, sembari terus berinvestasi pada kapabilitas utama yang memungkinkan kami menghadirkan solusi tersebut.” Komitmen untuk berinvestasi pada kapabilitas utama, seperti teknologi, sumber daya manusia, dan infrastruktur, menunjukkan bahwa GoTo bertekad untuk terus meningkatkan kualitas layanannya dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggannya.
Kinerja Keuangan yang Stabil
Direktur Keuangan Grup GoTo, Simon Ho, menekankan bahwa kinerja perusahaan mencerminkan keberhasilan berkelanjutan dalam mencetak pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan profitabilitas. Fokus pada kedua aspek ini merupakan kunci untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. “Kami kembali mencetak rekor EBITDA Grup yang disesuaikan, ditopang oleh peningkatan pendapatan bersih, disiplin biaya, dan operating leverage yang positif,” jelas Simon.
Disiplin biaya dan operating leverage yang positif menunjukkan bahwa GoTo berhasil mengelola pengeluarannya secara efisien dan meningkatkan efektivitas operasionalnya.
Arus Kas yang Kuat
Salah satu pencapaian penting lainnya yang diraih oleh GoTo pada tahun 2025 adalah pencatatan arus kas bebas yang disesuaikan (adjusted free cash flow) positif sebesar Rp 966 miliar untuk tahun penuh. Arus kas yang solid ini memberikan fleksibilitas keuangan bagi perusahaan untuk berinvestasi pada pertumbuhan, melakukan akuisisi strategis, dan memberikan pengembalian kepada para pemegang saham.
Walaupun demikian, GoTo masih mencatatkan kerugian periode berjalan sebesar Rp 1,50 triliun, namun angka ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan dengan kerugian di tahun 2024 yang mencapai Rp 5,47 triliun. Khusus untuk kuartal keempat, kerugian periode berjalan dipangkas hingga 45% menjadi Rp 505 miliar, dibandingkan dengan Rp 926 miliar pada kuartal empat tahun 2024. Rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun mengalami penurunan 77% menjadi Rp 1,19 triliun.
Pemangkasan kerugian yang signifikan ini menunjukkan bahwa GoTo berada di jalur yang benar untuk mencapai profitabilitas penuh dalam waktu yang lebih singkat. “Kami juga mencatatkan peningkatan arus kas bebas yang disesuaikan positif, sebuah indikasi yang jelas dari penguatan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif,” ujar Simon. Kinerja setahun penuh ini menjadi fondasi solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas seiring fokus GoTo menjalankan strategi di tahun 2026.
Performa Bisnis GoTo Financial dan On-Demand Services
Bisnis GoTo Financial (GTF) mencatat pertumbuhan luar biasa pada tahun 2025, dengan nilai transaksi bruto (GTV) inti meningkat 54% menjadi Rp 370 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kuatnya segmen pembayaran konsumen, pertumbuhan pengguna, dan peningkatan jumlah transaksi. Unit usaha fintech ini mencapai rekor 600 juta lebih transaksi bulanan pada bulan Desember 2025, meningkat 76% YoY seiring dengan penambahan fitur-fitur inovatif yang baru.
Pendapatan bersih GTF melonjak 62% YoY menjadi Rp 5,8 triliun, didukung oleh ekspansi nilai buku pinjaman konsumen dan pertumbuhan transaksi pembayaran. Pendapatan pinjaman GTF juga meningkat 95% YoY menjadi Rp 3,8 triliun, dengan nilai buku pinjaman konsumen mencapai Rp 8,8 triliun, naik 68% YoY. Angka-angka ini menunjukkan bahwa GTF semakin menjadi bagian integral dari kehidupan finansial masyarakat Indonesia, menyediakan solusi pembayaran dan pinjaman yang mudah diakses dan terjangkau.
Performa On-Demand Services
Bagi On-Demand Service yang dijalankan oleh Gojek, GTV juga mengalami kenaikan sebesar 7,5% menjadi Rp 66,5 triliun. Pendapatan bersih Gojek meningkat 16% YoY menjadi Rp 12,6 triliun, didorong oleh optimalisasi product mix, peningkatan pendapatan iklan, dan pengelolaan insentif yang lebih disiplin. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Gojek tetap menjadi pemimpin pasar dalam industri transportasi online dan pengiriman makanan, terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya.
Perusahaan juga memberikan Bonus Hari Raya (BHR) menjelang Lebaran 2026 kepada sekitar 400.000 mitra yang memenuhi syarat. Inisiatif ini mencerminkan komitmen GoTo untuk mendukung kesejahteraan para mitranya, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari ekosistem perusahaan.
Kekuatan Posisi Keuangan GoTo
Per 31 Desember 2025, GoTo memiliki posisi kas, setara kas, dan deposito jangka pendek sebesar Rp 22,1 triliun. Posisi keuangan yang solid ini memberikan fleksibilitas bagi GoTo untuk berinvestasi pada pertumbuhan, melakukan akuisisi strategis, dan menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin muncul. Secara keseluruhan, kinerja keuangan GoTo pada tahun 2025 menunjukkan bahwa perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mencapai profitabilitas berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang sahamnya.
Dengan strategi yang berfokus pada pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya, dan inovasi produk, GoTo memiliki potensi untuk terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dalam industri teknologi di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Liga Champions: Bodø/Glimt Incar Kejutan Baru, Sporting Datang dengan Rekor Tak Terkalahkan
➡️ Baca Juga: Langkah Jitu Memperoleh Salinan Sertifikat Rumah di BTN dengan Praktis
