Genjot Perkonomian Petani, LPPNU Sawahan Tanam Alpukat Jenis Miki

 Genjot Perkonomian Petani, LPPNU Sawahan Tanam Alpukat Jenis Miki

Sawahan | nunganjuk.or.id – Permintaan bibit tanaman alpukat jenis miki, meningkat. Tanaman buah yang memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh ini, mulai banyak diminati warga. Tingginya jumlah permintaan pasar, menjadi peluang usaha yang memberikan keuntungan besar.

Seperti yang dilakukan Pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kecamatan Sawahan bekerjasama dengan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Nganjuk yang tengah melaunching penanaman 114 bibit ‘alpukat miki’ pada Ahad (17/1/2020).

Merupakan moment penting bagi perkembangan bidang pertanian di Kabupaten Nganjuk khususnya di Kecamatan Sawahan, karena Alpukat unggul tersebut dibudidayakan di lahan –lahan milik petani nahdliyyin di Dusun Magersari, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan.

“Kita sudah ada kontrak dengan pemilik lahan selama 25 Tahun dengan hasil dibagi dua,” ungkap koordinator LPPNU Sawahan Badrus Syafa.

Ia menambahkan, harga per bibit yakni Rp. 125 ribu rupiah dengan tinggi satu meter. Rencananya setelah berbuah nanti akan diekspor ke Singapura.

“Kalau usianya sudah di atas 15 tahun, alpukat miki ini nantinya bisa sampai 1 kwintal dalam satu pohon. Jenis tanaman ini dapat menjadi komoditas ekspor,” paparnya.

Hadir dalam acara ini, Rais Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk KH. Ali Musthofa Said, Ketua LPNU Nganjuk Darul Farokhi, Ketua LPPNU Nganjuk Burhanudin el-Arif, Pengurus LPPNU Sawahan dan Nahdliyyin pada umumnya.

Sementara itu, Rais Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk KH. Ali Musthofa Said yang hadir dalam tanam perdana tersebut, mengatakan bahwa PCNU Kabupaten Nganjuk terus mendorong sektor pertanian di wilayahnya baik dari sayuran, hingga hasil perkebunan.

“Kedepan para petani perlu di dukung aspek teknologinya sehingga bisa lebih sejahtera,” ungkapnya.

Besar harapan kedepan ada pendampingan baik dari sisi produksi maupun pemasaran.

Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad Digiqole ad

admin

Related post