Gelar Refleksi Sumpah Pemuda, Pengurus Komisariat PMII Al Faraby Merekonstruksi Spirit Kadernya

Kertosono, 29 Oktober 2019

Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, Pengurus Komisariat PMII Al Faraby mengajak segenap kadernya merekonstruksi kembali semangat kepemudaan. Rangkaian Kegiatan yang bertemakan Refleksi Semangat Pemuda Indonesia ini, berisi kegiatan orasi kepemudaan, puisi kepemudaan, penyalaan seratus lilin, serta Refleksi Sejarah Pemuda Indonesia pra Kemerdekaan. Kegiatan berlangsung di Halaman Kampus STAI Miftahul Ula Nglawak Nganjuk, pada Hari Selasa (29/10).

Peserta kegiatan tersebut adalah puluhan mahasiswa STAI Miftahul Ula Nglawak, yang tergabung sebagai kader PMII Al Farabi Nganjuk. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Laili Nur Rohmah selaku Ketua Rayon Al Ghozali, Risalatun Nasihah selaku Ketua Rayon Kanjeng Jimat, dan Ahmad Muklisin selaku Wakil Ketua III Cabang PMII Nganjuk.

Zainul Anwar Ketua Komisariat PMII Al Farabi yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa, pemuda Indonesia tidak boleh lemah spirit perjuangannya dalam membela NKRI, dan harus kebal terhadap isu sara yang kerap menjadi bola liar untuk dimainkan pihak tak bertanggung jawab.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk keprihatinan terhadap generasi muda saat ini, yang seakan telah hilang spiritnya dalam mengawal NKRI, serta mudahnya terprovokasi dengan isu sara yang ramai diperbincangkan masyarakat di jagat maya saat ini.”, ungkapnya.

Dengan adanya momentum seperti ini, lanjut sahabat Anwar berharap kegiatan ini mampu merangsang kaum muda saat ini, sehingga lebih aktif lagi dalam menjalankan fungsinya. Khususnya, bagi kader PMII Al Farabi untuk lebih memperkuat identitasnya sebagai aktivis pemuda.

Selain itu, sahabat Anwar juga mengungkapkan harapan kegiatan Refleksi Semangat Sumpah Pemuda pada malam ini dapat memberikan semangat bagi seluruh kader PMII Al Farabi, untuk terus berjuang dalam mewujudkan Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan menjaga keutuhan NKRI, serta cinta terhadap tanah air bangsa dan Negara.

Sementara itu, Ahmad Muklisin Wakil Ketua III Cabang PMII Kabupaten Nganjuk mengungkapkan bahwa, peringatan sumpah pemuda ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan diri bahwa Perjuangan Gerakan Mahasiswa 1966-1998 telah mengalami pergeseran, dan sangatlah berbeda dengan pola gerakan mahasiswa saat ini.

“Sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi PMII dalam nenyusun serta merancang pola kaderisasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.”, tandasnya.(war)

Kontributor: Zainul Anwar
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *