Drive Thru, Cara Unik Wisuda IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Nganjuk | nunganjuk.or.id – Wisuda di Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Diponegoro Nganjuk Tahun ini digelar dengan cara Drive Thru. Hal ini dilakukan agar para wisudawan menjaga jarak aman Covid-19.

Dalam acara yang dilangsungkan di area Kampus, diberlakukan penerapan protokol kesehatan (Prokes) sangat ketat. Para mahasiswa wajib memakai masker, handsanitizer, dan menjaga jarak.

Semua mahasiswa termasuk panitia dicek suhu dan semprot hand sanitizer. Hal tersebut untuk memastikan semuanya dalam kondisi steril.

Ketua Panitia, H. Soim, menyampaikan agenda pagi ini hanya pengukuhan wisuda yang ditandai dengan pemindahan kucir oleh Rektor.

“Tidak ada agenda lain kecuali pemindahan kucir. Karena Rapat Senat Terbuka atau Wisuda sudah dilaksanakan kemarin hari Sabtu via Zoom,” tutur pria yang juga Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) pada Ahad, (8/11/2020).

Sejak pukul 6.00 Wib mahasiswa mulai berdatangan ke kampus. Kemudian pukul 08.00 Wib para mahasiswa berbaris menunggu giliran naik panggung untuk menerima gelar sarjana wisuda.

“Saat menuju panggung, para wisudawan naik motor dan parkir di depan panggung. Setelah itu peserta wisuda menerima piagam lalu naik ke panggung untuk dipindah kucir oleh rektor,” imbuhnya.

Sebelum Drive Thru dimulai, lanjut Soim, terlebih dahulu mendengarkan orasi Ilmiah dari Dr. M Yunus Abu Bakar, M.Ag. Sekretaris Kopertais IV Surabaya. M Yunus menyampaikan orasinya secara virtual dari Kota Surabaya.

Terpisah, Rektor IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk Dr. Riduwan, M.Pd.I mengatakan, wisuda secara Drive Thru ini pertama kalinya di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. Menurutnya, rata-rata kampus melaksanakan wisuda secara daring.

“Ini adalah jalan tengah yang diambil pihak kampus. Dimana mahasiswa melakukan wisuda secara daring tanpa kehilangan moment berharga. Yaitu pemindahan kucir sebagai simbol kelulusan,” jelasnya usai pengukuhan wisuda.

Ia menambahkan, pelaksanaan wisuda tersebut telah mendapat izin dari Pemkab dan Kepolisian setempat. Batas waktu yang diberikan maksimal pukul 11.00 Wib acara harus selesai.

“Alhamdulillah, sebelum jam 11 acara pengukuhan wisuda sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Terimakasih kepada pemerintah yang telah memberi izin meski dengan durasi terbatas,” ungkapnya.

Wisuda tahun ini diikuti oleh 259 mahasiswa dari 9 Program Studi yang tersebar di 4 Fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), Fakultas Ushuludin dan Studi Agama (FUSA) dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI).

Besar harapan kedepan, mahasiswa yang lulus dan diwisuda menjadi orang-orang yang bermanfaat di tengah kehidupan berbangsa dan bermasyarakat sehingga ilmu yang didapatkan selama 4 tahun perkuliahan dapat diaplikasikan dengan baik.

Kontributor: Luluk Rohanida
Editor: Hafidz Yusuf

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *