slot depo 10k slot depo 10k
Hiburan

Derby Romero Menghadapi Tantangan Berakting Tanpa Skill Bela Diri di Film Ikatan Darah

Jakarta – Aktor Derby Romero akhirnya meraih impian yang telah lama diidam-idamkannya dengan tampil dalam film action yang penuh dengan adegan pertarungan, berjudul Ikatan Darah. Dalam sebuah sesi wawancara yang diadakan pada Content Day film ini di Studio Jakarta, pada Rabu, 15 April 2026, Derby mengungkapkan betapa berartinya kesempatan ini dalam perjalanan kariernya. “Ini adalah kali pertama saya terlibat dalam film action. Sejak dulu, saya sangat ingin mendapatkan peran di film action. Meskipun dalam beberapa film sebelumnya, saya sudah melakukan beberapa adegan pertempuran, seperti di serial ‘Elang’ dan film ‘Petualangan Sherina 2’, tetapi ini adalah pengalaman pertama yang benar-benar genre action,” ungkap Derby Romero dengan antusias.

Paket Lengkap yang Mustahil Ditolak

Bagi Derby yang kini berusia 35 tahun, proyek ini merupakan kombinasi yang sangat menarik dan sulit untuk dilewatkan. Film ini disutradarai oleh Sidharta Tata, dan melibatkan tim koreografi dari Uwais Team yang memiliki reputasi di kancah perfilman internasional. “Ketika Sidharta Tata dan Uwais Pictures menawarkan proyek ini kepada saya, bagaimana mungkin saya bisa menolak? Saya sudah merasa beruntung dapat bekerja dengan Sidharta Tata, yang dikenal luas dan memiliki penggemar setia. Ditambah lagi, berkolaborasi dengan Uwais Team yang sudah jelas memiliki reputasi global, saya merasa ini adalah langkah yang sangat luar biasa. Ini adalah kesempatan yang sangat saya syukuri,” tambahnya.

Tantangan Akting: Menghapus “Muscle Memory”

Walaupun Derby memiliki latar belakang dalam bela diri, termasuk Muay Thai dan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), hal ini justru menjadi tantangan tersendiri saat ia memerankan karakter Bilal. “Saya sudah belajar Muay Thai dan sedikit boxing, serta BJJ. Meskipun saya telah memiliki pengalaman di beberapa adegan perkelahian sebelumnya, karakter Bilal tidak memiliki latar belakang bela diri sama sekali,” jelas Derby. Dalam naskah, karakter Bilal digambarkan sebagai sosok yang awam dalam hal bela diri, sehingga Derby harus berusaha keras untuk “menghapus” teknik-teknik profesional yang telah menjadi bagian dari dirinya.

Strategi Menghadapi Tantangan

Untuk menciptakan penampilan yang natural dan meyakinkan sebagai seorang awam dalam berkelahi, Derby harus menemukan alternatif gerakan yang tidak mencerminkan latar belakang bela dirinya. “Tantangan terbesar bagi saya adalah bagaimana menampilkan Bilal yang tidak memiliki dasar bela diri. Kami harus mencari gerakan yang tepat agar tidak terlihat bahwa saya memiliki kemampuan tersebut. Ini ternyata menjadi tantangan yang menarik,” tambahnya.

  • Diskusi rutin dengan tim koreografi
  • Mencari alternatif gerakan yang sesuai
  • Menjaga estetika visual dan logika cerita
  • Mengatur sudut pengambilan gambar (angle)
  • Latihan yang intensif untuk menghilangkan “muscle memory”

Kerjasama yang Solid dengan Tim Koreografi

Derby mengungkapkan bahwa untuk menjaga estetika visual dan logika cerita, ia secara rutin berkomunikasi dengan tim koreografi. Mereka berdiskusi mengenai bagaimana cara mengambil gerakan dan sudut pengambilan gambar yang tepat untuk meyakinkan penonton bahwa karakter Bilal tidak memiliki dasar bela diri. “Ketika kami melakukan gerakan cepat, terkadang itu sudah menjadi bagian dari ‘muscle memory’. Memang bisa diubah dan akali, tetapi dibutuhkan waktu dan latihan yang konsisten,” jelas Derby.

Film yang Menghadirkan Beragam Talenta

Ikatan Darah tidak hanya dibintangi oleh Derby Romero, tetapi juga melibatkan sejumlah aktor berbakat lainnya, seperti Livi Ciananta, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, dan Lydia Kandou. Film ini dijadwalkan untuk tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026, setelah sebelumnya menjalani world premiere di Fantastic Fest 2025 yang diadakan di Amerika Serikat.

Persiapan Menuju Premiere

Menjelang perilisan film, Derby dan timnya bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap elemen dari Ikatan Darah dapat mencapai standar tinggi yang diharapkan oleh penonton. Proses persiapan ini meliputi latihan intensif, pengembangan karakter, serta penyesuaian dengan arahan sutradara. Derby merasa bahwa setiap detail sangat penting untuk memberikan pengalaman yang memuaskan bagi penonton.

Antisipasi Penonton

Dari hasil wawancara, terlihat jelas bahwa Derby sangat antusias menyambut tayangnya film ini. Ia berharap penonton dapat menikmati setiap adegan yang disajikan dan merasakan ketegangan serta emosi yang ada dalam film. “Saya berharap penonton bisa merasakan pengalaman menonton yang mendebarkan, dan semoga karakter Bilal dapat diterima dengan baik,” tutup Derby Romero.

Dengan segala tantangan yang dihadapi dan persiapan yang matang, Derby Romero siap untuk mempersembahkan penampilan terbaiknya dalam Ikatan Darah. Film ini tidak hanya menjadi langkah baru dalam kariernya, tetapi juga menjadi bukti bahwa aktor dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan berbagai peran yang menantang.

➡️ Baca Juga: Harga BBM Subsidi Stabil, Dampak Fiskal RI dan Stabilitas Ekonomi Nasional

➡️ Baca Juga: Strategi Klub Sepak Bola untuk Mempertahankan Konsistensi Pembinaan Jangka Panjang

Related Articles

Back to top button