Cerita Muslimat dan Fatayat NU Sawahan Produksi Ribuan Masker

Sawahan | nunganjuk.or.id – Memakai masker menjadi salah satu cara untuk menghalau penularan virus corona. Namun persediaan masker di pasar sendiri memang menipis. Itu sebabnya masker kain pun menjadi alternatif bagi masyarakat.

Awalnya, penggunaan masker disarankan bagi mereka yang sakit maupun mereka yang merawat pasien yang terindikasi atau positif infeksi virus corona. Kini, siapa saja disarankan menggunakan masker terutama jika bepergian ke luar rumah karena adanya penularan virus corona dari mereka yang tidak bergejala.

Menggunakan masker jika berkegiatan di luar rumah juga salah satu rekomendasi cara melindungi diri dari penularan virus corona yang disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menyikapi imbauan WHO dan ditengah langkanya masker di pasaran, Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Sawahan berinisiatif menjahit masker sendiri.

Menariknya, Ketua Muslimat NU Sawahan Muflihatin dan Ketua Fatayat NU Sawahan Sofini turun tangan secara langsung menjahit ribuan masker dirumahnya.

Disela-sela aktivitasnya,  Ketua Muslimat NU Sawahan Muflihatin mengatakan, rencananya masker hasil produksi Muslimat dan Fatayat NU Sawahan tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Kita akan produksi untuk tahap awal adalah seribu masker yang nanti akan kita serahkan kepada Satgas Covid-19 MWC NU Sawahan untuk dibagikan kepada masyarakat dan akan terus berlanjut produksinya,” jelasnya.

Sementara itu, kepada nunganjuk.or.id, Ahad (12/4/2020), Koordinator Gugus Satgas Tanggap Covid-19 Badrus Syafak,  menyampaikan bahwa masyarakat masih mempunyai pilihan lain yaitu dengan membuat masker wajah sendiri ditengah harga masker yang meningkat lebih dari 7 kali lipat di pasaran.

“Pembuatan masker berbahan kain katun juga mudah dan tidak memakan banyak biaya, selain itu masker buatan sendiri ini bisa dicuci dan dipakai kembali,” imbuhnya.

Selain itu, Ketua LPNU Sawahan ini juga menginformasikan, jika masker kain cukup efektif menangkal virus meskipun masker wajah buatan sendiri atau masker kain tidak seefektif masker bedah atau respirator N95.

“InsyaAllah masker ini cukup efektif menghalau virus yang masuk,” tutupnya. (fid)

Redaktur/Editor : Hafidz Yusuf

3 thoughts on “Cerita Muslimat dan Fatayat NU Sawahan Produksi Ribuan Masker

  • April 12, 2020 at 4:26 pm
    Permalink

    alhamdulillah…. kepedulian yg lossss ga rewel 😆😆👍👍👍💚💚💚

    Reply
  • April 13, 2020 at 3:06 am
    Permalink

    Tetep Waspada, jangan panik.. bersama pasti bisa..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *