Cegah Penularan Corona Dengan Hand Sanitizer, Begini Cara Pembuatannya

Baron, 21 Maret 2020

Akhir-akhir ini tengah merebak penyebaran Novel Coronavirus Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai bentuk sikap menaggulangi permasalahan itu, PAC Fatayat NU Baron gelar Pelatihan pembuatan Hand Sanitizer, di Kantor MWCNU Baron, pada Hari Jum’at (20/03/2020).

Selain masker, penggunaan hand sanitizer merupakan salah satu usaha yang efektif dalam pencegahan menularnya virus corona. Sebab tangan merupakan salah satu organ yang terbanyak melakukan interaksi terhadap benda asing maupun orang lain, sehingga penting membersihkan tangan dengan cairan ini.

Peserta pelatihan terdiri dari anggota PAC Fatayat NU Baron sebanyak sekitar 50 peserta. Pelatihan seperti ini bermanfaat dalam meningkatkan ketrampilan dalam memanfaatkan barang yang ada, sebagai bentuk tindakan solutif untuk mengatasi masalah penyebaran wabah Corona yang tengah serius menjadi perbincangan.

Hadir sebagai pemateri yakni Ibu Winartiningrum  salah satu kader kesehatan Kecamatan Baron. Ia menyampaikan bahwa pembuatan hand sanitizer dapat dibuat dengan  memanfaatkan bahan yang ada di sekitar kita, kecuali Al-kohol yang bisa diperoleh di apotik.

Bahan pembuatan hand sanitizer diantaranya adalah :

1. Daun Sirih 15-20

2. Lidah buaya

3. Alkohol 70 %

Cara pembuatan:

1. Daun sirih direbus dengan air, kemudian direbus sampai mendidih selama 15 menit

2. Bersihkan lidah buaya, ambil dagingnya kemudian blender dan saring untuk diambil airnya.

3. Campur rebusan daun sirih (100 ml) dan lidah buaya (50 ml) aduk sampai merata…

4. Tambahkan alkohol (100 ml) aduk smp rata,

5.  Hand sanitizer siap dikemas dan disimpan dalam botol

“selamat mencoba”

Musyarofah selaku Ketua Fatayat NU PAC Baron mengungkapkan bahwa setiap kader hendak waspada dan berikhtiyar bersama menjaga kondisi kesehatan, salah satunya dengan mengimplementasikan hasil pelatihan ini

 “Pembuatan Hand Sanitizer ini adalah bagian dari Ihtiyar PAC Fatayat NU Anak Cabang Baron untuk mencegah Virus Covid 19,  Selain berwudhu, Cuci tangan dan menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan,”, ungkapnya.

Selain itu Musyarofah juga mengungkapkan dengan pelatihan  ini anggota bisa membuat Hand Sanitizer sendiri, minimal untuk kebutuhan sendiri, keluarga dan lingkungannya. Serta mengikuti anjuran dan instruksi dari Ulama dan Pemerintah.

“Mengingat harga barang tersebut saat ini langka dan mahal. Kalo bisa ilmunya juga di tularkan, agar bermanfaat untuk semuanya, dan terpenting adalah jaga kebersihan, kesehatan dan ikuti anjuran dari Ulama dan Umaro setempat. Semoga kita terhindar dari virus yang menggemparkan ini.”, tandas Ibu Musyarofah.

Respon dari salah satu peserta mengungkapkan antusiasme mengikuti kegiatan pelatihan ini, sebab memiliki keguanaan besar dari segi manfaat maupun ekonomis.

“Saya senang dengan adanya kegiatan ini, karena selain mendapat ilmu yang sangat bermanfaat juga bisa berhemat.”, ungkap Farid Musyadah peserta pelatihan.

Setiap peserta berkesempatan mempraktekkan sendiri proses pembuatan hand sanitizer. Hingga pelatihan selesai, penutupan dengan pembacaan sholawat Thibil Qulub.(elha)

Kontributor: Elha
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *