Bupati Nganjuk: Pemerintah Siap All Out Berikan Kontribusi Kepada Yatim Piatu

Nganjuk | nunganjuk.or.id – Indah pagi di pendopo Pemkab Nganjuk, warnai kegiatan berbagi cinta 1000 Yatim yang digerakkan oleh PC Lazisnu Nganjuk. Suksesi kegiatan tidak lepas dengan gandeng Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat. Bupati Novi secara tegas siap membantu yatim piatu dalam menunjang pendidikan dan ketrampilan.

Bupati Novi dalam sambutannya berikan motivasi agar yatim dan piatu tidak putus dalam menempuh pendidikan.

“Pemerintah siap all out berikan kontribusi kepada yatim piatu dalam rangka menuntut ilmu dan membekali ketrampilan khusus, serta memfasilitasi untuk bekerja di Kabupaten Nganjuk.”, tegas Bupati Novi.

“Terus sekolah, harus sekolah sampai kuliah agar mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat, dengan cara menuntut ilmu.”, imbuhnya.

Lanjut Bupati Novi juga meminta adanya pendataan yatim dan piatu yang menempuh pendidikan SMA dan SMK untuk berikan bantuan pendidian pelatihan khusus.

Selain itu, Sekda Dinsos kesra, dan para Camat serta stakeholder untuk proaktif dalam menunjang membekali yatim piatu.

“Jangan hanya kegiatan ceremonial, namun juga perhatian lebih kepada yatim piatu.”, tandas Bupati.

Sementara itu, Suud Fuadi Selaku perwakian dari TAM Syariah yang turut mensukseskan kegiatan ini berharap, kerjasama ini terus berlanjut, bersama Lazisnu, Pemkab Nganjuk dan segenap stakeholder.

“Kami merasa bangga dan senang sebab Ulama dan Umaro bersatu, kami juga berkomitmen untuk membekali yatim dan piatu. Selama ini mereka hanya diberi ikannya, namun kami juga telah berusaha secara nyata memberikan bekal ketrampilan dalam mengatasi permaslahan ekonominya.”, ungkap Suud Fuadi.

Kegiatan yang juga dihadiri Rois Syuriah PCNU Nganjuk KH. Ali Musthofa Said pada pagi ini, ditutup dengan do’a oleh KH. Hasyim Affandi. Selanjutnya kegiatan memasuki pemberian santunan kepada seluruh hadirin yatim piatu.(tuh)

Redaktur/ Editor : Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *