Belum Mau Pulang? 5 Destinasi Wisata Tersembunyi di Sekitar Bandung yang Murah dan Tidak Macet

— Paragraf 1 —

JABAR EKSPRES – Momen libur Lebaran Maret 2026 segera berakhir, namun bagi sebagian warga Bandung dan sekitarnya, keinginan untuk “healing” sejenak sebelum kembali ke rutinitas kantor masih sangat tinggi.

— Paragraf 2 —

Masalahnya, jalur utama menuju Lembang atau Ciwidey biasanya sudah terkepung kemacetan horor arus balik.

— Paragraf 3 —

Jika Anda mencari tempat yang tenang, ramah di kantong, dan aksesnya relatif lancar, berikut adalah 5 destinasi “hidden gem” di sekitar Bandung yang layak Anda kunjungi sebelum masa libur usai:

— Paragraf 4 —

1. Sanghyang Heuleut (Cipatat)

— Paragraf 5 —

Terletak di Bandung Barat, tempat ini menawarkan pemandangan danau purba dengan air jernih kehijauan yang dikelilingi batuan tebing tinggi.

— Paragraf 6 —

Aksesnya melalui jalur Padalarang ke arah Cianjur, berlawanan arah dengan kemacetan pusat kota Bandung.

— Paragraf 7 —

Berenang, melompat dari tebing, atau sekadar berfoto dengan latar batuan eksotis bisa kalian lakukan di sini.

— Paragraf 8 —

Estimasi Biaya: Tiket masuk sangat terjangkau, sekitar Rp15.000 – Rp25.000.

— Paragraf 9 —

2. Situ Cileunca (Pangalengan)

— Paragraf 10 —

Meskipun Pangalengan mulai populer, Situ Cileunca tetap menawarkan sisi-sisi tepi danau yang sepi dan tenang jika Anda menjauh dari titik utama rafting.

— Paragraf 11 —

Sejak dibukanya beberapa akses jalan baru di Bandung Selatan, distribusi kendaraan ke arah Pangalengan kini lebih terurai dibanding jalur Lembang.

— Paragraf 12 —

Menyeberang danau dengan perahu kayu ke kebun stroberi atau berjalan di jembatan cinta saat kabut pagi turun.

— Paragraf 13 —

Estimasi Biaya: Tiket masuk kawasan sekitar Rp10.000.

— Paragraf 14 —

3. Curug Tilu Leuwi Opat (Parongpong)

— Paragraf 15 —

Jika Lembang macet total, cobalah berbelok sedikit ke arah Parongpong. Kawasan ini merupakan komplek wisata alam terpadu yang masih asri.

— Paragraf 16 —

Akses melalui jalur alternatif Kolonel Masturi atau via Cimahi cenderung lebih bergerak dibanding jalur utama Setiabudi.

— Paragraf 17 —

Soft trekking menyusuri empat sungai dan tiga air terjun dalam satu kawasan. Sangat cocok untuk aktivitas fisik ringan sebelum kembali duduk di meja kantor.

— Paragraf 18 —

Estimasi Biaya: Tiket masuk sekitar Rp15.000.

— Paragraf 19 —

4. Tebing Gunung Hawu (Padalarang)

— Paragraf 20 —

Bagi pecinta ketinggian, Tebing Gunung Hawu menawarkan pemandangan matahari terbit yang magis di atas cekungan Bandung.

— Paragraf 21 —

Lokasinya yang dekat dengan kawasan penambangan batu kapur membuatnya jarang disentuh oleh wisatawan luar kota yang biasanya hanya terpaku pada mal atau taman kota.

➡️ Baca Juga: Distribusi BBM dan LPG di Jawa Barat Terjamin Aman Menjelang Idulfitri 2023

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Menghadapi Keram Otot Selama Pertandingan Berlangsung

Exit mobile version