Bantuan Pemkab Nganjuk masih Setengah-Setengah, Guru Ngaji dan Guru Swasta Terdampak Covid-19, Siapa yang Menanggung?

Penulis : Aziz Kabul Budiono (Ketua Pergunu Nganjuk)

Beberapa minggu kemarin sebagian warga masyarakat Kabupaten Nganjuk sangat berbahagia dengan adanya surat yang bersifat penting tertanda tangani Plt Sekda dengan tembusan kepada Bupati Kabupaten Nganjuk. Surat yang diperuntukan untuk camat camat se Kabupaten Nganjuk tersebut guna mendata masyarakat yang tekena dampak Covid-19.

Kemudian minggu lalu dibeberapa media, Bupati juga memberikan penjelasan terkait bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak berkaitan besaran bantuan dan bentuk bantuannya.

Ketika kita amati dan telaah surat yang tertanda tangan Plt. Sekda tersebut sangat disayangkan. Kenapa pada surat itu harus ada kriteria yang masih belum menyentuh banyak sekmen. Apakah di Kabupaten Nganjuk ini yang terkena dampak wabah corona ini hanya 9 kriteria itu.

Saya yakin dalam pelaksanaanya, tentu yang di bawah akan mengacu surat yang diterbitkan oleh Bupati, dan tidak berani menyimpang dari rel yang sudah ada. Sebab, surat tersebut sebagai landasan sehingga seharusnya ketika membuat kriteria penerima bantuan lebih hati hati lagi, dan benar benar mengamati secara menyeluruh, sehingga semua lapisan dapat tersisir dengan baik.

Saya sebagai ketua Persatuan Guru NU Kabupaten Nganjuk sangat menyayangkan terkait adanya kebijakan tersebut. Kebijakan yang bagus akan tetapi masih belum menyetuh semua lapisan.

Kebijakan itu diperuntukan untuk masyarakat yang kena dampak, apakah guru guru ngaji tidak terkena dampak?apakah guru guru swasta,honorer juga tidak terkena dampak?cobalah ditelaah kembali.

Kita sangat berharap dengan adanya bantuan itu masyarakat tambah sejahtera dan tidak malah muncul polemik. Kami sangat berharap Bupati menelaah kembali tentang juknis seleksi penerima bantuan itu. Kalau memang niatanya membantu masyarakat yang terkena dampak covid 19, ya jangan terlalu pilih pilih karena memang kenyataanya semua terkena dampak.

Saya mengusulkan agar guru guru ngaji dan guru swasta,honorer juga dimasukan dalam daftar penerima bantuan dari pemerintah, karena apa? mereka saat ini juga sangat terkena dampak. Kini sekolah diliburkan, gaji mereka hampir mayoritas juga tidak menerima. Selain juga pemasukan mereka ada yg dari jualan di madrasah kalau madrasahnya tutup akhirnya tidak ada pendapatan lagi. Sekali lagi mohon kebijakan itu untuk ditinjau kembali.

Semua profesi adalah mulia dihadapan Allah walaupun kadang kita sendiri yang sering membeda-bedakanya. Corona pastinya berdampak pada siapapun, semua Profesi tak terkecuali Guru Swasta, Honorer dan Guru Ngaji. Dan masih banyak profesi lainnya yang harus diperhatikan dan dibantu juga karena dampak corona ini.

Kemudian kejahatan akhir akhir ini juga meningkat drastis karena keterbatasan kebutuhan bagi sebagian orang yang harus betul-betul di antisipasi dan ditangani secara baik supaya kita bisa menghindarinya. Kesehatan Rakyat perlu diperhatikan serius juga karena ini kaitannya dengan Soal kemanusiaan.

Kewajiban Pemerintah hadir ditengah Rakyatnya dan Undang-undang menjaminnya, begitu juga Ekonomi Rakyat harus tetap berjalan dengan baik untuk menghindari benturan dan gesekan di masyarakat secara luas.

Semua Profesi itu Mulia, Guru swasta, Honorer, Guru Ngaji, pedagang kaki lima, Petani, karyawan Pabrik Dan lainya, semua berhak mendapatkan layanan dan bantuan terbaik dari Pemerintah.

Berapa pun mahalnya harga yang harus dibayar oleh Negara itu belum sebanding dengan Perjuangan mereka untuk tetap menjaga, Merawat dan mencintai Negeri Indonesia.

Semoga Nganjuk semakin sejahtera dan semoga covid-19 segera berakhir.

nunganjuk.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *