Bahas Teknis Pelaksanaan Ibadah, Rakor Satgas Covid-19 MWC NU Rejoso Bersama Puskemas

Rejoso | nunganjuk.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama(MWCNU) Rejoso terus melakukan upaya antisipasi terhadap penyebaran wabah Covid-19. Sehingga perlu ada rapat kordinasi yang membahas berbagai persoalan terkait pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Rakor dipimpin langsung Dr. Agus Lukito, didampingi ketua Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso Rahmad Udin S. Pd. I dan penasihat Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso. Turut hadir Tim Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso dan Dinas Puskesmas Kecamatan Rejoso, pada Selasa (14/04/2020) lalu.

Rapat ini diselenggarakan untuk mengantisipasi perkembangan virus Corona. Sambutan Watijo Bsc Penasihat Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso meminta kepada Dr. Agus Lukito untuk menyampaikan teknis melaksanakan sholat tarawih.

Selanjutnya Ketua Gugus MWCNU Rejoso Rahmad Udin S. Pd. I juga menyampaikan tindaklanjut peribadatan, khususnya di sholat jum’at dan sholat tarawih untuk memetakan zona data ODR, ODP, dan PDP, serta SOP menurut kesehatan bagi jama’ah sholat jum’at atau sholat sunnah taraweh bilamana ada yang melaksanakan.

Berikan tanggapan, Dr. Agus Lukito menjelaskan, merujuk kepada peran masing-masing yang berkaitan tentang keagamaan ibadah sholat, yang berkaitan dengan berkumpulnya orang SOP apa yang perlu disampaikan kepada jamaah

“Ibadah disemprot setiap hari, di sediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta harus memenuhi syarat mencuci tangan, menjaga jarak minimal 2 meter, bersalaman sebaiknya tidak dilakukan, membawa sajadah sendiri, dan memakai masker kain.”, jelas Dr. Agus.

Tambahan Kholis HMD, S. Kep. Ms Penanggung jawab UGD, Rawat Inap sekaligus waka Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso.

“Untuk disinfektan di masjid sebaiknya dilakukan 2 kali pagi dan sore, dan sebaiknya tidak usah memakai karpet, karpet digulung, SOP dikasih tanda dan untuk masjid yang melaksanakan sholat jamaah dimohon tidak berjabat tangan dulu.”, tuturnya.

Selanjutnya terdapat pertanyaan mengenai posko Covid-19 milik MWC NU REJOSO, salah satu pegawai puskesmas bertanya posko itu untuk pelayanan apa saja.

Rahmad udin selaku ketua Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso menjawab bahwa posko di MWC NU Rejoso ini menindaklanjuti juga dari instruksi Dari PBNU, PWNU, dan PCNU. Serta siap mendukung program pemerintah memakai masker.

“Selain itu kegiatan kita juga membantu masyarakat, khususnya kemarin kita sudah melakukan penyemprotan tempat ibadah dan mushola. Selain itu, untuk yang kemarin kita juga sudah membagikan 3000 masker, untuk kita bagikan di warga jamaah masjid dan mushola, serta pengendara sepeda motor,”, ungkapnya.

Tambahan dari Banser Ranting Talun sudah ada pengumuman untuk Sholat Jum’at harus sesuai SOP,

“Cuci tangan sudah ada, himbauan banner di depan masjid, dan di pintu masuk masjid itu dimasing-masing desa, ada penjagaan dan ada himbauan selain warga setempat tidak boleh jum’atan disitu dan untuk ODP yang belum 14 hari dimohon untuk tidak ikut jum’atan. MWCNU sudah membuat surat edaran ke masing-masing NU Ranting di seluruh Kecamatan Rejoso dan Alhamdulillah kemarin sudah terlaksana dengan baik.”, ungkapnya.

Sementara terkait penjagaan, Watijo Bsc selaku Penasihat Gugus Covid-19 MWCNU Rejoso menjelaskan bahwa MWCNU Rejoso telah mengeluarkan pemberitahuan.

“Kami menghimbau banser dan PN untuk stand by di tempat pelaksanaan sholat jum’at untuk mengantisipasi pendatang, selain itu terkait dengan pekerja pabrik, kami sudah berkoordinasi dengan pak camat dan pak kapolsek agar supaya dilaksanakan sholat jum’at di lingkungan pabrik.”, pungkasnya.

Kontributor : Dina Tia Fatikasari

Editor : Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *