Atraksi Drumband Gita Nawa Kartika Guncang Upacara Peringatan HSN 2019

Nganjuk, 22 Oktober 2019

Berdasarkan surat edaran yang dirilis Pemerintah Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2019 tentang Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2019, Kabupaten Nganjuk gelar upacara peringatan Hari Santri Nasional 2019 di GOR Bung Karno Nganjuk, pada hari Selasa (22/10). Usung tema Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia, semakin atraktif dengan penampilan satuan Drumband Gita Nawa Kartika yang menarik perhatian hadirin.

Upacara peringatan HSN 2019 berhasil mengikat perhatian warga Nganjuk, khususnya kepada para tamu undangan yang hadir. Pasalnya ada beberapa pertunjukkan yang mengiringi pelaksanaan upacara kemarin, salah satunya yaitu pertunjukan satuan drumband Gita Nawa Kartika MA Al Hidayah yang menyedot perhatian peserta upacara yang hadir.

Suasana meriah kian nampak ketika Gita Nawa Kartika membawakan lagu kedua dengan judul Mars Hari Santri. Sebagaimana diungkap oleh Mohamad Rofiq sebagai pelatih Satuan Drumband Gita Nawa Kartika MA Al Hidayah Termas, menurutnya sudah sangat jelas apresiasi peserta upacara terhadap penampilan drumband Gita Nawa Kartika dengan banyaknya tepuk tangan yang bergemuruh dari berbagai sudut peserta upacara.

“Penampilan hari ini Sudah Sangat Maksimal dan Sukses, sehingga mendapatkan Standing Applaus dari Penonton yang sangat meriah.”, ungkapnya.

Pantuan NU Online Nganjuk di lapangan, Satuan Drumband Gita Nawa Kartika membawakan 3 lagu diantaranya yaitu Mars Subbanul Waton, Mars Hari Santri dan Indonesia Pusaka. Alasan pemilihan lagu teraebut, seperti yang dijelaskan oleh pelatih bahwa lagu tersebut menunjukkan lagu kebanggaan NU serta menunjukan bahwa NU menjadi benteng dan pengawal NKRI. Serta kostum yang dipakai pada saat itu merupakan pakaian adat aceh, dengan tujuan memperkuat karakter penampilan yang bernuansa nusantara.

“harapan lagu yang ditampilkan adalah untuk munjukkan bahwa NU selalu menjadi benteng dan mengawal NKRI, mulai Merdeka sampai hr ini, hingga masa yg akan datang. Bagi NU, NKRI adalah Harga Mati!. Sementara terkait kostum, kami juga memakai pakaian adat Aceh, sehingga kelihatan bernuansa Nusantara.”, tegasnya.

Total personil yang terlibat pada satuan drumband Gita Nawa Kartika sebanyak 67 orang. Sehingga sebab banyaknya personil yang terlibat dan singkatnya waktu, maka pelatih dan personil membutuhkan kerja yang luar biasa ketika latihan. Pelatih dan personil mempunyai kesempatan hanya dua minggu saja untuk bisa melaksanakan permohonan penampilan drumband dari panitia HSN 2019 Nganjuk.

Tentang waktu yang singkat, tidak lantas menyurutkan semangat pelatih dan seluruh personil satuan drumband Gita Nawa Kartika MA Al Hidayah. Berdasarkan keterangan pelatih, selama kegiatan latihan berjalan dengan lancar dan maksimal.

“kita mempunyai kesempatan berlatih hanya dua minggu, ini waktu yang singkat untuk berlatih. Terkadang setiap harinya kita berlatih 2 kali, bahkan hingga malam hari kusus untuk latihan Brass (alat musik tiup,red)”, tuturnya.

Para personil tetap antusias ketika latihan, pasalnya personil sendiri dari siswa MA Al Hidayah yang notabanenya adalah santri dan mereka juga aktif pada kegiatan-kegiatan IPNU-IPPNU. Sehingga singkatnya waktu persiapan untuk suatu acara adalah makanan ringan bagi para aktivis muda NU tersebut.

“Alhamdulillah, selama kegiatan latihan berlangsung, semua latihan dapat berjalan dengan maksimal, karena notabenenya semua siswa mahida adalah Santri dan mereka aktif anggota IPNU-IPPNU dari Komisariat MA Al Hidayah, sehingga komitmen untuk mensukseskan HSN 2019, tertanam begitu dalam pada jiwanya.”, pungkasnya.

Kontributor: M. Zamzuri
Editor: Moh. Maftuhul Khoir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *