5 Pilihan Rumah Subsidi Terjangkau di Baleendah Bandung untuk Optimasi Peringkat Google Anda

Apakah Anda sedang mencari rumah subsidi terjangkau di Baleendah Bandung? Maka Anda sudah berada di tempat yang tepat. Baleendah, yang berada di Kabupaten Bandung, menjadi pilihan yang menarik untuk hunian. Dengan suasana asri dan beragam fasilitas, wilayah ini menjadi incaran banyak orang. Berikut ini kami akan memberikan rekomendasi pilihan rumah subsidi terjangkau di Baleendah, Bandung yang tentu saja akan memudahkan pencarian Anda.

Mengapa Memilih Baleendah, Bandung?

Baleendah, yang berada di Bandung Selatan, memiliki berbagai keunggulan. Salah satunya adalah akses jalan nasional yang memadai, memudahkan mobilitas penduduk yang bekerja di Kota Bandung maupun kawasan industri di sekitarnya. Tidak hanya itu, Baleendah juga dikenal sebagai pusat ekonomi lokal dengan berbagai kompleks perniagaan, ruko, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Kehidupan sosial yang masih kental dengan nilai kesundaan serta kelengkapan fasilitas umum menjadikan wilayah ini potensial bagi pencari hunian. Dengan latar belakang tersebut, berikut sejumlah rekomendasi rumah subsidi terjangkau di Baleendah, Kabupaten Bandung berdasarkan data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

1. Bukit Neglasari Indah

Perumahan ini terletak di Desa Manggahang dan dikembangkan oleh PT Usaharama Budi Sejahtera. Ada total 91 unit rumah dengan dua pilihan tipe. Tipe rumah 30/60 dengan harga Rp150,5 juta memiliki luas lahan 60 meter persegi dan luas bangunan 30 meter persegi. Hunian ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan spesifikasi atap baja ringan, dinding batako, lantai keramik 30×30, serta pondasi batu kali.

Tipe 30/60 lainnya dibanderol Rp162 juta dengan luas lahan dan bangunan yang sama. Spesifikasinya meliputi atap genteng plentong dengan rangka kayu lokal, dinding batako hitam plester cat, lantai keramik putih polos 30×30, dan pondasi batu kali.

2. Mojong Malaka Indah

Perumahan ini berada di Desa Bojongmalaka dan dikembangkan oleh PT Marga Tirta Kencana. Total tersedia 42 unit rumah subsidi dengan harga Rp150 juta. Hunian ini memiliki luas lahan 72 meter persegi dan luas bangunan 36 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasinya meliputi atap rangka kayu dengan genteng beton, dinding bata merah, lantai keramik 30×30, serta pondasi batu kali.

3. Bukit Griya Kencana

Perumahan ini dikembangkan oleh Gentala Kencana Paramarta dan berada di Desa Wargamekar. Total tersedia 25 unit rumah dengan tiga pilihan tipe. Tipe 30/72 dibanderol Rp140 juta, tipe 36/72 seharga Rp88 juta, dan tipe 30/72 lainnya seharga Rp162 juta. Seluruh tipe dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Rata-rata spesifikasi bangunan menggunakan rangka atap baja ringan, kecuali tipe 36/72 yang menggunakan atap genteng. Dinding menggunakan bata merah, lantai keramik 30×30, dan pondasi batu kali.

4. Lembur Tauhid Madani

Perumahan ini juga berada di Desa Wargamekar dan dikembangkan oleh Baani Barru dengan total 20 unit rumah subsidi dan dua pilihan tipe. Tipe Madinah dijual Rp130 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 72 meter persegi. Hunian ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan spesifikasi atap genteng, dinding bata merah, lantai keramik putih 30×30, serta pondasi batu kali. Sementara tipe Madinah 2024 dijual Rp166 juta dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Spesifikasinya meliputi atap genteng metal pasir, dinding bata ringan hebel plester aci, lantai keramik, serta pondasi batu kali.

5. Mekar Alam Endah

Perumahan yang berlokasi di Desa Wargamekar ini dikembangkan oleh PT Mitra Usaha Abadikarya. Saat ini hanya tersedia dua unit rumah dengan harga Rp166 juta. Rumah ini memiliki luas bangunan 30 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasinya meliputi atap rangka baja ringan dengan genteng merah berpasir atau metal proof, dinding hebel plester aci cat, lantai keramik 40×40, serta pondasi batu kali.

➡️ Baca Juga: AirAsia Indonesia Resmi Buka Rute Surabaya-Makassar, Palu, Kendari, dan Luwuk: Langkah Baru Ekspansi Pasar Penerbangan

➡️ Baca Juga: KPK Tindak Lanjuti Proyek DJKA, Budi Karya Sumadi Dihadirkan untuk Berikan Keterangan

Exit mobile version