27 Faedah Bersiwak

Gosok gigi atau bersiwak sekilas terlihat sepele, tapi sesungguhnya banyak manfaat, baik saat berinteraksi sosial maupun pelaksanaan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita bisa bayangkan bagaimana perasaan seseorang ketika diskusi bersama orang lain dengan jarak yang sangat dekat tiba-tiba mencium bau mulut tidak sedap. Menganggu bukan ?

Begitu pula orang yang sedang melaksanakan shalat. Karena tidak gosok gigi, sisa-sisa makanan yang ada di mulut bisa amat mengganggu konsentrasi shalat atau kalau tertelan malah justru bisa membatalkan shalat. Ternyata ada banyak hikmah dari gosok gigi yang disunnahkan oleh syariat tersebut. 

Siwak memiliki kegunaan yang banyak sekali bahkan sebagian Ulama menyebutkan kegunaannya lebih dari 70 macam  kegunaan, yang diantaranya sebagai berikut :

  1. Membersihkan mulut
  2. Diridhoi oleh Allah Ta’ala
  3. Memutihkan Gigi
  4. Menyegarkan bau mulut
  5. Meratakan punggung
  6. Menguatkan gusi
  7. Memperlambat ketuaan
  8. Membersihkan perangai
  9. Menambah kecerdasan
  10. Melipatgandakan pahala Ibadah
  11. Mempermudah sakaratul maut
  12. Mengingatkan akan syahadat saat ajal tiba
  13. Mendatangkan kelapangan dan kekayaan
  14. Memperlancar rizki
  15. Membuat nyaman mulut
  16. Meminimalisir sakit kepala
  17. Menghilangkam segala kotoran dan lender yang ada di kepala
  18. Menguatkan gigi
  19. Mempertajam penglihatan
  20. Menambah pahala kebaikan
  21. Menggegmbiakan malaikat, ia sambut orang yang menjalani shalat dengan bersiwak dengan cahaya pada mukanya dan ia sertai saat keluar dari shalatnya
  22. Membuat menerima buku catatan amal saat di akhirat dengan tangan kanan
  23. Menghilangkan penyakit kusta
  24. Membuat harta berkembang
  25. Membuat banyak keturunan
  26. Menjadi penghibur saat dalam kuburnya kelak
  27. Membuat rupa malaikat maut saat ajalnya tiba dengan rupa yang baik

السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِّ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ .رواه أحمد

“Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhaan bagi Rabb”. [Hadits shahih riwayat Ahmad, Irwaul Ghalil no 66). [Syarhul Mumti’ 1/120 dan Taisir ‘Alam 1/62]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersemangat ketika bersiwak, sehingga sampai keluar bunyi dari mulut beliau seakan-akan beliau muntah.

عَنْ أَبِي مُوْسَى اَلأَشْعَرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَتَيْتُ النَّبِيَّ وَهُوَ يَسْتَاكُ بِسِوَاكٍ رَطْبٍ قَالَ وَطَرْفُ السِّوَاكِ عَلَى لِسَانِهِ وَهُوَ بَقُوْلُ أُعْ أُعْ وَالسِّوَاكُ فِيْ فِيْهِ كَأَنَّهُ يَتَهَوَّعُ

“Dari Abu Musa Al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dia sedang bersiwak dengan siwak yang basah. Dan ujung siwak pada lidahnya dan dia sambil berkata “Uh-uh”. Dan siwak berada pada mulutnya seakan-akan beliau muntah”. [Hadits riwayat Bukhori dan Muslim]

Penulis : HM. Abdul Azis Fauzie

Editor : Haafidh Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *