SEMBILAN ALASAN PERLUNYA KOMISARIAT IPNU-IPPNU



Memasuki tahun ajaran baru, lembaga pendidikan (utamanya lembaga pendidikan milik NU/nahdliyyin) perlu segera mempersiapkan realiasi dari empat pancang Aswaja NU di lembaga pendidikan, salah satunya adalah komisariat IPNU-IPPNU. Berikut sembilan alasan perlunya didirikan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU:

  1. IPNU-IPPNU merupakan badan otonom sah NU yang memiliki fokus ruang gerak di lingkungan pelajar, mahasiswa dan santri, sehingga untuk memaksimalkan peran IPNU-IPPNU sangat perlu diadakan kepengurusan formal legal.
  2. IPNU-IPPNU merupakan tonggak awal pengenalan ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah dan NU, karena bidang garapnya berkonsentrasi pada pelajar, mahasiswa dan santri, sehingga perlu adanya wadah yang kuat yaitu komisariat IPNU-IPPNU.
  3. IPNU-IPPNU merupakan ujung tombak kaderisasi NU secara berjenjang dari paling dasar yang kemudian dilanjutkan di GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU hingga NU secara struktural atau melanjutkan ke banom-banom dan lembaga-lembaga NU lain, pendirian komisariat menjadi penting, sebab kader-kader IPNU-IPPNU lah nanti yang akan meneruskan perjuangan NU dan Aswaja di masa yang akan datang. Investasi ini penting untuk segera dilakukan, investasi untuk eksistensi kader NU ke depan melalui sekolah dan pondok pesantren.
  4. IPNU-IPPNU perlu diberikan support di sekolah, kampus dan pesantren, sebab dengan begitu, penanaman ideologi nasionalisme, anti-radikalisme, cinta tanah air, ke-Aswaja-an ala NU serta kegiatan-kegiatan yang berafiliasi dengan NU dapat lebih mudah dilaksanakan jika terdapat kepengurusan organisasi yang kuat di sekolah, kampus maupun pesantren.
  5. IPNU-IPPNU memiliki struktur yang sistematis dan berjenjang mulai tingkat paling dasar (pimpinan ranting/komisariat –bahkan pimpinan anak ranting–) hingga pimpinan pusat, sehingga koordinasi dan pembimbingan dapat dilakukan secara sistematis, berjenjang dan beralur baik.
  6. Banyaknya aliran-aliran intoleran dan radikal yang mulai merambah di kalangan pelajar dan pemuda yang tidak disadari secara perlahan membawa para pelajar dan pemuda masuk ke ideologi tersebut, kehadiran Pimpinan Komisariat menjadi penting sebagai benteng struktural bagi anggota komisariat di sekolah, kampus maupun pondok pesantren.
  7. Kerelaan yang masih naik turun dari beberapa tokoh dan pengurus NU –baik kultural maupun struktural– untuk mensyiarkan labelling “NU dan banom-banomnya” pada lembaga pendidikan maupun pesantren yang jelas-jelas milik orang NU perlu dipertimbangkan lagi. Di level organisasi pelajar IPNU-IPPNU sangat patut mendapatkan tempat di lembaga milik nahdlyyin.
  8. Komisariat IPNU-IPPNU memiliki program-program kepelajaran dan pengembangan kualitas yang rapi, tidak kalah dengan organisasi pelajar lain seperti OSIS atau Dewan Kerja Pramuka. Struktur kepengurusan yang ada di IPNU-IPPNU cukup lengkap untuk mewadahi segala minat-bakat para siswa.
  9. Komisariat IPNU-IPPNU dapat berkolaborasi dengan organisasi kepelajaran lain secara proporsional dan profesional.

Mari sukseskan gerakan sekolah, kampus dan pesantren NU ber-Komisariat..!!!

 

Oleh :

Wahyu Irvana

(Komandan DKC CBP IPNU Nganjuk 2012-2016)